Langsung ke konten utama

6 Olahraga Pasca Stroke dan Manfaatnya bagi Pemulihan Stroke

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

olahraga-pasca-stroke-doktersehat

DokterSehat.Com – Stroke adalah penyakit yang diakibatkan tidak lancarnya aliran darah ke otak sehingga fungsi kognitif menjadi terganggu. Tidak lancarnya aliran darah menuju otak bisa karena adanya sumbatan atau pecahnya pembuluh darah. Penderita stroke membutuhkan perawatan dan terapi khusus, termasuk pasca stroke, salah satunya dengan berolahraga. Apa saja pilihan jenis olahraga pasca stroke?

Manfaat Olahraga Pasca Stroke bagi Pemulihan Stroke

Obat untuk menyembuhkan gangguan kognitif pada penderita stroke hingga saat ini belum ditemukan.

Para ahli medis sangat menyarankan bagi penderita stroke yang sedang dalam perawatan atau baru sembuh untuk melakukan olahraga tertentu. Olahraga, berdasarkan penelitian, diklaim efektif dalam membantu pemulihan kemampuan motorik dan kognitif pasien, seperti berpikir, mengingat, dan fokus.

Pada gelaran American Stroke Association’s International Stroke Conference 2017, sejumlah peneliti mengungkapkan bahwa pasien stroke yang telah sembuh namun terganggu fungsi kognitifnya, berhasil mengembalikan kemampuan kognitif tersebut setelah rutin melakukan olahraga pasca stroke selama 3 bulan. Ini karena olahraga-olahraga tersebut mampu mengubah sel yang tadinya pasif kembali aktif.

Jenis Olahraga Pasca Stroke yang Wajib Dilakukan Pasien Stroke

Menurut American Heart Association, ada sejumlah jenis olahraga yang berfungsi untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular, kemampuan gerak, kekuatan otot, fleksibiltas tubuh, kesehatan kognitif, dan kualitas hidup pasien stroke. Berikut ini jenis olahraga pasca stroke yang perlu untuk Anda ketahui.

1. Berjalan Kaki

Memulihkan kondisi fisik dan kognitif pasca stroke bisa dilakukan dengan cara yang mudah dan murah, yakni dengan berjalan kaki. Olahraga jalan kaki dianggap efektif guna memulihkan mobilitas, fisik, dan kualitas hidup dari seseorang yang baru saja terbebas dari penyakit mematikan ini.

Sebuah studi di Jamaika yang melibatkan 128 pasien stroke membuktikan bahwa olahraga jalan kaki dengan intensitas rutin selama 3 minggu mampu mengembalikan kemampuan motorik, kognitif, pun peningkatan kualitas hidup lainnya, seperti daya tahan tubuh, tekanan darah yang stabil, hingga menurunkan lemak berlebih di dalam tubuh.

Dalam mempraktikan olahraga pasca stroke yang satu ini, seorang pasien stroke tidak bisa melakukannya sendiri begitu saja. Dukungan dari keluarga maupun kerabat sangat dibutuhkan agar saat menjalani terapi, tidak terjadi kecelakaan yang bisa memperburuk keadaan. Hal ini karena di fase awal terapi, kemampuan gerak pasien belum sepenuhnya maksimal.

2. Bersepeda

Bersepeda juga bisa jadi alternatif bagi pemulihan tubuh pasca stroke. Sama seperti jalan kaki, manfaat bersepeda bagi stroke adalah membantu mengembalikan mobilitas, fisik, kognitif, dan kualitas hidup. Rutin bersepeda, terutama di pagi hari, akan mempercepat proses penyembuhan pasien stroke. Selain itu, bersepeda juga memberikan sejumlah manfaat lain, diantaranya menyehatkan jantung dan membakar kalori.

3. Berenang

Berenang adalah olahraga pasca stroke yang juga patut untuk dipraktikan guna memulihkan kondisi fisik dan kognitif penderitanya. Berenang juga cenderung lebih sesuai untuk mereka yang baru saja sembuh dari stroke dan belum dapat menggerakkan anggota tubuh dengan sempurna. Hal ini karena renang dilakukan di dalam air sehingga ada daya apung yang membuat tubuh jadi terasa lebih ringan dan mudah digerakkan.

Manfaat berenang untuk stroke adalah menyembuhkan saraf yang terganggu akibat stroke, dengan cara memberikan rangsangan sel-sel sensorik pada otak, pun memperkuat otot. Selain itu, berenang memiliki sejumlah manfaat lainnya untuk pasien stroke, seperti:

  • Memperlancar sirkulasi darah
  • Meningkatkan asupan oksigen ke otak
  • Relaksasi tubuh
  • Mengembalikan kemampuan motorik

Sama seperti jalan kaki, pasien stroke harus mendapatkan pendampingan manakala tengah melakukan olahraga renang ini.

4. Meregangkan Tangan

Olahraga pasca stroke memang sifatnya ringan, mengingat kondisi pasien stroke yang baru sembuh juga belum seratus persen bugar secara fisik Maupin mental. Nah, salah satu olahraga ringan namun memiliki manfaat besar bagi pemulihan penyakit stroke adalah merengangkan tangan.

Joel Stein, Direktur Layanan Pengobatan di New York Presbyterian Hospital, AS, mengatakan jika terapi peregangan tangan bukanlah bentuk pengobatan alternatif untuk menyembuhkan stroke, tetapi justru menjadi latihan dasar yang harus dilakukan pasien untuk memulihkan kondisi fisiknya.

Saat melakukan gerakan ini, pasien (dengan supervisi dari terapis) akan diminta untuk menggerakkan tangan dengan gerakan memutar sebanyak 3 kali dalam sehari. Kemudian, pasien harus meregangkan otot tangan ke titik yang terasa tidak nyaman selama 1 menit.

5. Berjinjit

Akibat stroke adalah terganggunya proses pengiriman pesan dari telinga, mata, dan anggota tubuh lainnya. Efeknya, keseimbangan tubuh tidak dapat berjalan normal. Guna mengembalikan keseimbangan tubuh tersebut, salah cara yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan latihan gerakan olahraga yaitu berjinjit.

Berjinjit adalah gerakan olahraga yang ideal dilakukan untuk melatih keseimbangan tubuh. Praktikan olahraga pasca stroke satu ini setiap hari dengan didampingi oleh terapis atau keluarga terdekat.

6. Senam Stroke

Pasca stroke sembuh, seseorang sangat mungkin masih mengalami sejumlah gejala seperti sulit berdiri, berjalan, bicara cadel, otot kaku (spasme), tidak fokus dan lambat dalam berpikir. Semua hal itu bisa dikurangi derajatnya, atau bahkan dihilangkan sama sekali dengan melakukan terapi olahraga stroke, salah satunya senam stroke.

Senam stroke adalah jenis senam yang memang didesain untuk membantu para pasien stroke memulihkan kondisi tubuhnya setelah dinyatakan sembuh dari stroke. Senam ini efektif untuk mengembalikan keseimbangan tubuh, pun melancarkan gerak anggota tubuh yang mengalami spasme.

Akan tetapi, terapi ini tidak sepenuhnya menjamin pasien bisa sembuh total dari gangguan pasca stroke. Ada beberapa kasus di mana gejala pasca stroke akan tetap diderita oleh pasien. Jika begitu, manfaat senam stroke disini lebih ke pemulihan psikologis si pasien, di mana dengan melalkukan senam bersama-sama, pasien merasa lebih tenang karena ia tidak sendiri dan lebih termotivasi untuk tetap melanjutkan hidup.

Manfaat Lain Olahraga Pasca Stroke yang Jarang Diketahui

Tidak hanya membantu meredakan efek pasca stroke, jenis olahraga di atas juga memiliki sejumlah manfaat lain bagi kesehatan tubuh, di antaranya:

  • Menstabilkan tekanan darah
  • Mengontrol kadar kolesterol
  • Mengontrol berat badan agar tetap ideal
  • Menghindari depresi

Itu dia informasi mengenai olahraga pasca stroke beserta manfaatnya dalam mengembalikan fungsi tubuh pasien stroke. Kendati olahraga-olahraga tersebut bersifat ringan dan bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja, hendaknya konsultasikan hal ini terlebih dahulu kepada dokter terkait, ya. Semoga bermanfaat!



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...

7 Cara Gula Disembunyikan dari Makanan Kemasan (Wajib Tahu)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . photo credit: Pexels DokterSehat.Com – Gula adalah salah satu penemuan terbesar yang mengubah kehidupan manusia. Tidak hanya memberikan rasa nikmat pada makanan saja. Gula juga memberikan banyak sekali efek samping seperti memicu kondisi diabetes dan masalah lain yang lebih serius. Singkatnya, gula bisa bermanfaat dan bisa juga merugikan. Jadi, selalu perhatikan gula yang ada di sekitar Anda termasuk dalam makanan kemasan. Gula tersembunyi yang bisa berbahaya Makanan kemasan baik dalam bentuk minuman kaleng, botol, hingga camilan manis berbungkus kardus biasanya memiliki kandungan gula. Namun, gula yang diberikan atau dicantumkan pada komposisi sering kali tidak menggunakan kata gula atau sugar. Jadi, beberapa orang awam menganggap makanan itu tidak ada gulanya. Padahal gula memiliki beberapa jenis baik itu gula meja yang sering kita gunakan atau gula buatan dengan nama kimianya yang beragam. Terkadan...

7 Penyebab Nyeri di Bawah Dada dan Bahayanya untuk Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Nyeri yang muncul di tubuh tidak bisa disepelekan begitu saja. Kalau rasa nyeri terus datang meski sudah disembuhkan kemungkinan besar ada gangguan besar pada tubuh yang harus segera diatasi. Terlebih lagi kalau nyeri yang terjadi di tubuh letaknya di bawah dada atau payudara. Nah, kira-kira apa saja penyebabnya? Penyebab Nyeri di bawah dada Penyebab nyeri pada dada ada banyak. Beberapa yang paling sering terjadi dan menyebabkan masalah yang cukup besar pada tubuh terdiri dari: Jatuh atau kecelakaan Penyebab pertama dari nyeri yang ada di dada adalah jatuh atau kecelakaan. Saat area dada terkena tekanan kuat dari benda tertentu akan muncul memar dan juga inflamasi. Area di dada yang mengalami gangguan ini biasanya muncul bercak kebiruan. Hal yang kurang lebih sama juga akan dialami oleh seseorang yang menjalani operasi di bagian dada. Seiring dengan penyembuh yang terjadi, rasa nyeri...