Langsung ke konten utama

Tips Cara Mengatasi Pingsan, Kondisi yang Menyebabkan Hilangnya Kesadaran Mendadak

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

cara-mengatasi-pingsan-doktersehat

DokterSehat.Com – Pingsan adalah kondisi di mana seseorang kehilangan kesadaran akibat dari kurangnya suplai oksigen ke otak. Pingsan dapat terjadi akibat kondisi medis tertentu, tapi bisa juga hanya akibat kelelahan. Cara mengatasi pingsan bisa dilakukan dengan memberikan pertolongan pertama pada orang pingsan. Berikut adalah berbagai hal yang perlu Anda ketahui tentang pingsan dan penanganannya!

Penyebab Pingsan

Terkadang penyebab pingsan tidak dapat dipastikan dengan pasti. Sebelum pingsan, seseorang biasanya akan merasa pusing, mual, dan juga lemas. Dilansir dari Health Line, berikut adalah beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab seseorang pingsan:

  • Ketakutan atau trauma emosional tertentu
  • Sakita parah
  • Tekanan darah turun tiba-tiba
  • Gula darah rendah akibat diabetes
  • Dehidrasi
  • Hiperventilasi (napas berlebihan)
  • Terlalu lama berdiri di posisi yang sama
  • Aktivitas fisik di suhu panas
  • Batuk terlalu keras
  • Mengejan saat buang air besar
  • Konsumsi narkoba atau alkohol
  • Kejang
  • Konsumsi obat yang menurunkan tekanan darah. Seperti obat untuk hipertensi, alergi, depresi, gelisah
  • Memiliki kondisi medis seperti diabetes, penyakit jantung, aritmia, cemas dan serangan panik, penyakit paru-paru kronis, dan aterosklerosis.

Jenis Pingsan

Istilah medis untuk pingsan adalah sinkop. Ternyata pingsan dibedakan menjadi beberapa jenis dan memiliki pemicu yang berbeda-beda. Berikut adalah 3 jenis pingsan atau sinkop yang perlu diketahui:

  • Sinkop vasovagal, sinkop yang terjadi akibat saraf vagus malfungsi dalam menanggapi pemicu pingsan. Jenis pingsan ini biasanya disebabkan trauma emosional, stres, melihat darah, atau berdiri terlalu lama.
  • Sinkop sinus karotis, sinkop yang terjadi ketika arteri karotid di leher menyempit. Pingsan jenis ini bisa disebebkan karena memutar kepala ke satu sisi atau menggunakan pakaian dengan kerah ketat.
  • Sinkop situasinal, merupakan sinkop yang terjadi akibat mengejan saat batuk, buang air kecil, menggerakkan usus, atau kaibat masalah pada pencernaan.

Cara Mengatasi Pingsan

Pingsan dapat dianggap sebagai kondisi darurat medis hingga gejalanya hilang dan penyebabnya diketahui. Dilansir dari WebMD, berikut adalah cara mengatasi pingsan yang harus Anda lakukan:

1. Amankan orang yang pingsan

Cara mengatasi pingsan yang pertama adalah dengan cara mengamankannya. Langkah ini bisa dilakukan dengan langkah sebagai berikut:

  • Baringkan orang tersebut dengan posisi punggung rata
  • Tinggikan bagian kakinya untuk mengembalikan aliran darah ke otak.
  • Kendurkan pakaiannya jika pakaiannya terlihat ketat

2. Bangunkan orang yang pingsan

Cara mengatasi pingsan selanjutnya adalah dengan membangunkan orang tersebut. Berikut adalah langkah yang bisa Anda lakukan untuk membangunkan orang yang pingsan:

  • Guncang tubuh orang tersebut dengan keras, tepuk bagian tubuhnya, atau bisa juga dengan memanggil-manggil.
  • Jika tidak ada respon dari cara di atas, lakukan pernapasan buatan dan segera hubungi ambulans di nomor 118 atau 119.
  • Jika tersedia alat AED (Automated External Defibrillator) maka dapat digunakan. Namun alat ini harus dioperasikan oleh orang yang sudah terlatih menggunakannya.

3. Baringkan ke samping

Beberapa kondisi mungkin mengharuskan Anda untuk memposisikan orang pingsan berbaring menghadap ke samping. Kondisi ini dilakukan jika seseorang yang pingsan muntah atau mengalami pendarahan dari mulut. Cara mengatasi pingsan satu ini bertujuan untuk mencegah orang yang pingsan tersedak.

4. Perawatan setah sadar

Jika cara mengatasi pingsan di atas sudah berhasil dilakukan dan pasien sudah sadar, maka dapat dilakukan perawatan setelah pingsan. Berikut adalah langkah yang harus dilakukan setelah orang yang pisang tersebut mulai sadar:

  • Berikan jus buah. Hal ini lebih penting lagi dilakukan terutama jika orang yang pingsan memiliki diabetes atau belum makan dalam waktu 6 jam terakhir.
  • Jangan tinggalkan orang pingsan tersebut, hingga dirinya kembali pulih dan kesadarannya telah penuh.

Itu dia beberapa langkah cara mengatasi pingsan yang bisa dilakukan. Saat mengangani orang pingsan, pastikan Anda tidak panis dan harus bisa bersikap tenang. Selain itu, pastikan tidak ada orang yang berkerumun di sekitar orang pingsan tersebut karena hal tersebut dapat semakin memperburuk kondisinya.

Cara Mengatasi Pingsan untuk Diri Sendiri

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, sebelum mengalami pingsan seseorang akan merasakan gejala seperti mual, pusing, dan lelah. JIka mengalami gejala ini, sebelum kehilangan kesadaran, sebaiknya Anda langsung memposisikan tubuh berbaring atau duduk.

Jika gejala sudah hilang, barulah kembali berdiri, namun jangan berdiri terlalu cepat untuk mencegah tubuh tumbang kembali. Selian itu, jika gejala dirasakan ketika Anda sudah dalam posisi duduk, cobalah untuk menempatkan kepala Anda di antara kedua lutut.

Jika kondisi seperti ini sering alami atau Anda mengalami lebih dari dua kali dalam sebulan terakhir, segera konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebabnya.

Apakah Pingsan Berbahaya?

Berbahaya atau tidaknya pingsan sebenarnya bergantung pada penyebabnya. Maka dari itu, pingsan dianggap sebagai kondisi darurat medis ketika penyebabnya belum diketahui. Cara mengatasi pingsan di atas dapat dilakukan sebagai pertolongan pertama.

Umumnya orang pingsan tidak dalam waktu yang lama. Seseorang bisa mendapatkan kesadarannya kembali hanya dalam waktu beberapa menit. Namun terdapat juga beberapa kondisi darurat yang mengharuskan Anda untuk menggubungi tenaga medis. Beberapa kondisi orang pingsan yang membutuhkan penanganan lebih serius adalah seperti:

  • Tidak bernapas
  • Tidak siuman setelah beberapa menit
  • Jatuh dan mengalami cedera atau berdarah
  • Sedang hamil
  • Memiliki penyakit diabetes
  • Berusia di atas 50 tahun dan tidak memiliki riwayat pingsan
  • Detak jantung tidka teratur
  • Memiliki riwayat jantung dan mengalami sakit di dasa
  • Kejang-kejang
  • Kehilangan kontrol usus dan kandung kemih
  • Setelah sadar masih terlihat kebingunan
  • Setelah sadar tidak dapat menggerakkan anggota badannya
  • Setelah sadar mengalami kesulitan berucap dan melihat.

Jika menemukan salah satu kondisi di atas, maka sebaiknya segera hubungi ambulans. Anda bisa mendapatkan informasi ambulans melalui nomor telepon 118 dan 119. Selama mengunggu petugas medis datang, tetaplah awasi orang yang pingsan tersebut dengan tanang.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...

7 Cara Gula Disembunyikan dari Makanan Kemasan (Wajib Tahu)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . photo credit: Pexels DokterSehat.Com – Gula adalah salah satu penemuan terbesar yang mengubah kehidupan manusia. Tidak hanya memberikan rasa nikmat pada makanan saja. Gula juga memberikan banyak sekali efek samping seperti memicu kondisi diabetes dan masalah lain yang lebih serius. Singkatnya, gula bisa bermanfaat dan bisa juga merugikan. Jadi, selalu perhatikan gula yang ada di sekitar Anda termasuk dalam makanan kemasan. Gula tersembunyi yang bisa berbahaya Makanan kemasan baik dalam bentuk minuman kaleng, botol, hingga camilan manis berbungkus kardus biasanya memiliki kandungan gula. Namun, gula yang diberikan atau dicantumkan pada komposisi sering kali tidak menggunakan kata gula atau sugar. Jadi, beberapa orang awam menganggap makanan itu tidak ada gulanya. Padahal gula memiliki beberapa jenis baik itu gula meja yang sering kita gunakan atau gula buatan dengan nama kimianya yang beragam. Terkadan...

7 Penyebab Nyeri di Bawah Dada dan Bahayanya untuk Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Nyeri yang muncul di tubuh tidak bisa disepelekan begitu saja. Kalau rasa nyeri terus datang meski sudah disembuhkan kemungkinan besar ada gangguan besar pada tubuh yang harus segera diatasi. Terlebih lagi kalau nyeri yang terjadi di tubuh letaknya di bawah dada atau payudara. Nah, kira-kira apa saja penyebabnya? Penyebab Nyeri di bawah dada Penyebab nyeri pada dada ada banyak. Beberapa yang paling sering terjadi dan menyebabkan masalah yang cukup besar pada tubuh terdiri dari: Jatuh atau kecelakaan Penyebab pertama dari nyeri yang ada di dada adalah jatuh atau kecelakaan. Saat area dada terkena tekanan kuat dari benda tertentu akan muncul memar dan juga inflamasi. Area di dada yang mengalami gangguan ini biasanya muncul bercak kebiruan. Hal yang kurang lebih sama juga akan dialami oleh seseorang yang menjalani operasi di bagian dada. Seiring dengan penyembuh yang terjadi, rasa nyeri...