Langsung ke konten utama

Sering Makan Udang Bisa Naikkan Kolesterol?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

kandungan-gizi-udang-doktersehat

DokterSehat.Com– Siapa sih yang nggak suka makan udang? Meski ukurannya tidak begitu besar, udang memiliki rasa yang sangat nikmat sehingga bisa membuat kita ketagihan untuk terus mengonsumsinya. Hanya saja, ada anggapan yang menyebut udang sebagai salah satu pemicu kolesterol tinggi. Apakah anggapan ini memang benar?

Dampak makan udang bagi kadar kolesterol tubuh

Sebuah penelitian membuktikan bahwa udang sebenarnya memiliki kandungan kalori dan karbohidrat yang rendah. Bahkan, sekitar 90 persen dari total kalorinya adalah protein dan sisanya baru berupa lemak. Di setiap porsi udang yang kita makan hanya menyediakan sekitar 1,5 gram lemak saja. Bahkan, kandungan asam lemak jenuhnya sangat sedikit. Justru, di dalam makanan ini kaya akan kandungan asam lemak omega 3 dan omega 6 yang baik bagi kesehatan organ kardiovaskular.

Mengonsumsi udang bahkan bisa membuat kita mendapatkan 20 jenis vitamin dan mineral layaknya selenium yang sangat baik bagi kesehatan jantung, otak, dan kelenjar tiroid.

Hanya saja, di dalam 100 gram udang memang ada 200 mg kolesterol. Hal ini berarti, mengonsumsinya dalam jumlah tersebut sudah memenuhi dua pertiga asupan maksimal kolesterol dalam sehari. Dari sinilah awal mula kekhawatiran akan kenaikan kolesterol akibat makan udang berasal.

Menariknya, pakar kesehatan justru menyebut tubuh kita sebenarnya bisa menyesuaikan produksi kolesterol di dalam hati berdasarkan seberapa banyak kolesterol yang kita konsumsi. Jika kita mengonsumsi makanan dengan kadar kolesterol cukup tinggi, maka hati akan cenderung menurunkan produksi kolesterolnya. Hal ini berarti, asalkan kita tidak mengonsumsinya dengan berlebihan, seharusnya tidak akan memicu kenaikan kadar kolesterol jahat dengan signifikan.

Udang justru meningkatkan kadar kolesterol baik

Sebuah penelitian bahkan membuktikan hal yang yang menarik tentang konsumsi udang, yakni mengonsumsinya justru mampu memperbaiki kadar kolesterol HDL atau kolesterol baik yang bisa memberikan manfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Penelitian ini dilakukan oleh para ahli dari Rockefeller University pada 1996 silam.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan selama 9 minggu dan melibatkan 18 pria dan 18 perempuan ini, disebutkan bahwa dalam tiga minggu pertama para partisipan diminta untuk mengonsumsi 285 gram udang yang memiliki jumlah kolesterol sekitar 600 mg setiap hari. Tiga minggu berikutnya mereka diminta untuk mengganti konsumsi udang dengan dua butir telur namun dengan jumlah kolesterol yang hampir setara. Di tiga minggu terakhir, mereka diminta untuk mengonsumsi makanan dengan kadar kolesterol yang rendah setiap hari.

Hasil dari penelitian ini adalah, kebiasaan makan udang mampu meningkatkan kadar kolesterol jahat mencapai 7 persen, namun kadar kolesterol baik justru meningkat lebih banyak, yakni sekitar 12 persen. Bahkan, kadar triglsierida bisa ditekan hingga 13 persen. Konsumsi udang juga bisa memberikan manfaat bagi profil lemak darah kita.

Boleh makan udang setiap hari?

Meskipun secara umum tidak akan memberikan dampak buruk bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah, pakar kesehatan menyarankan kita untuk tidak sembarangan mengolah atau mengonsumsi udang. Sebagai contoh, kita sebaiknya tidak menjadikannya campuran makanan bersantan atau gorengan. Pakar kesehatan lebih menyarankan kita untuk mengolahnya dengan cara merebusnya, memanggangnya, atau menumisnya dengan minyak yang sedikit.

Kita juga sebaiknya tidak menumis udang dengan memakai butter, menambahkan garam dalam jumlah banyak, atau mengonsumsinya dengan tambahan saus krim dan menyajikannya dengan pasta.

Pakar kesehatan juga meminta kita untuk tidak mengonsumsinya dalam porsi yang terlalu banyak atau dengan frekuensi yang terlalu sering demi menjaga kesehatan tubuh.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...

7 Cara Gula Disembunyikan dari Makanan Kemasan (Wajib Tahu)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . photo credit: Pexels DokterSehat.Com – Gula adalah salah satu penemuan terbesar yang mengubah kehidupan manusia. Tidak hanya memberikan rasa nikmat pada makanan saja. Gula juga memberikan banyak sekali efek samping seperti memicu kondisi diabetes dan masalah lain yang lebih serius. Singkatnya, gula bisa bermanfaat dan bisa juga merugikan. Jadi, selalu perhatikan gula yang ada di sekitar Anda termasuk dalam makanan kemasan. Gula tersembunyi yang bisa berbahaya Makanan kemasan baik dalam bentuk minuman kaleng, botol, hingga camilan manis berbungkus kardus biasanya memiliki kandungan gula. Namun, gula yang diberikan atau dicantumkan pada komposisi sering kali tidak menggunakan kata gula atau sugar. Jadi, beberapa orang awam menganggap makanan itu tidak ada gulanya. Padahal gula memiliki beberapa jenis baik itu gula meja yang sering kita gunakan atau gula buatan dengan nama kimianya yang beragam. Terkadan...

7 Penyebab Nyeri di Bawah Dada dan Bahayanya untuk Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Nyeri yang muncul di tubuh tidak bisa disepelekan begitu saja. Kalau rasa nyeri terus datang meski sudah disembuhkan kemungkinan besar ada gangguan besar pada tubuh yang harus segera diatasi. Terlebih lagi kalau nyeri yang terjadi di tubuh letaknya di bawah dada atau payudara. Nah, kira-kira apa saja penyebabnya? Penyebab Nyeri di bawah dada Penyebab nyeri pada dada ada banyak. Beberapa yang paling sering terjadi dan menyebabkan masalah yang cukup besar pada tubuh terdiri dari: Jatuh atau kecelakaan Penyebab pertama dari nyeri yang ada di dada adalah jatuh atau kecelakaan. Saat area dada terkena tekanan kuat dari benda tertentu akan muncul memar dan juga inflamasi. Area di dada yang mengalami gangguan ini biasanya muncul bercak kebiruan. Hal yang kurang lebih sama juga akan dialami oleh seseorang yang menjalani operasi di bagian dada. Seiring dengan penyembuh yang terjadi, rasa nyeri...