Langsung ke konten utama

Cara Mengatasi Puting Susu Lecet Saat Menyusui

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Puting Susu Lecet Saat Menyusui – Setelah melahirkan, kini anda sudah benar-benar menjadi seorang ibu. Kini anda memiliki tugas dan tanggung jawab untuk merawat si kecil, termasuk menyusuinya. Air susu ibu ( ASI ) berperan penting untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi. Dari ASI bayi mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk menunjang tumbuh kembangnya.


Saat proses menyusui, tidak jarang ibu mengalami hambatan. Salah satu masalah yang sering dialami oleh perempuan saat menyusui bayinya yaitu puting lecet dan nyeri. Keadaan ini tak jarang membuat ibu menunda proses menyusui. Puting lecet tentunya jangan dibiarkan begitu saja, penting bagi ibu menyusui untuk mengatasinya dengan segera agar tidak semakin parah dan dapat menyusui buah hatinya dengan normal kembali. Nah, untuk mengetahui cara mengatasi puting susu lecet saat menyusui, simak pembahasan di bawah ini.


 Kini anda memiliki tugas dan tanggung jawab untuk merawat si kecil Cara Mengatasi Puting Susu Lecet Saat Menyusui


Penyebab Puting Susu Lecet Saat Menyusui


Agar bisa mengetahui cara mengatasi atau pengobatan puting susu lecet yang tepat, anda harus mengenali terlebih dahulu beberapa kondisi yang dapat menyebabkan puting susu lecet seperti di bawah ini.


Infeksi Jamur


Keadaan ini akan terjadi apabila dalam mulut si kecil terdapat jamur yang kemudian akan menempel pada puting ibu ketika menyusui. Akibatnya puting ibu akan mengalami infeksi jamur dan lecet. Selain itu, keadaan ini juga biasanya disertai dengan gejala atau tanda lainnya seperti puting terasa gatal, kemerahan, permukaan puting mengkilap dan payudara nyeri saat menyusui atau sebelum menyusui.


Saluran Susu Tersumbat


Keadaan ini ditandai dengan terdapatnya lapisan kulit tipis pada bagian atas saluran susu. Lapisan kulit tipis ini bisa berwarna putih atau kuning. Jika saluran susu tersumbat maka akan membuat ASI sulit keluar, sehingga si kecil akan menghisap ASI dengan lebih kuat  untuk memenuhi kebutuhannya. Pada akhirnya puting susu akan terasa sakit. ( Lihat juga : 1500+ Rangkaian Nama-Nama Bayi Laki-Laki Islami Modern )


Tali Lidah


Tali lidah merupakan selaput penghubung bagian dasar mulut dengan lidah bagian bawah. Apabila selaput ini terlalu panjang meregang atau terlalu pendek, proses menyusui si kecil akan mengalami masalah dan menyebabkan puting ibu lecet.


Puting Melepuh


Puting susu lecet juga bisa disebabkan karena penggunaan pompa ASI yang tidak tepat atau posisi menyusui yag salah. Gesekan yang terjadi saat memompa ASI atau menyusui akan membuat puting susu melepuh. Keadaan ini akan ditandai dengan sakit ketika menyusui. Selain itu, puting yang melepuh biasanya akan mengeluarkan cairan berupa darah, kuning atau bening.


Proses Menyusui yang Tidak Tepat


Selain beberapa penyebab di atas, puting susu lecet dan terasa nyeri dapat disebabkan karena pelekatan yang tidak tepat saat proses menyusui, dimana puting dan sekitar bagian payudara tidak masuk dengan benar dalam mulut bayi. Akibatnya si kecil akan menghisap bagian puting susu, bukannya payudara. Awalnya keadaan ini hanya akan membuat tidak nyaman dan sakit. Namun, jika terus menerus seperti ini tentunya akan membahayakan puting susu anda.


Cara Mengatasi Puting Lecet


Puting susu lecet biasanya akan sembuh dengan sendirinya, asalkan perawatan yang baik dan benar tetap dilakukan. Berikut ini beberapa cara mengatasi puting susu lecet saat menyusui. ( Baca juga : Cara Menyusui Bayi yang Benar )



  • Ketika keadaan puting sedang lecet sebaiknya jaga keadaan puting agar tidak terlalu kering. Hindari menggunakan sabun pada bagian puting. Pemakaian sabun dapat menyebabkan puting payudara lecet. Sebab sabun mengandung soda yang dapat membuat puting lecet. Saat mandi anda cukup membersihkan puting menggunakan air, tanpa sabun.

  • Sebaiknya gunakan bra katun supaya sirkulasi udara berjalan dengan baik. Hindari menggunakan bra dengan lapisan plastik pada bagian dalamnya. Sebab model bra seperti itu dapat menjadi penyebab puting lecet.

  • Jaga kebersihan payudara anda dengan selalu mengganti bantalan payudara setelah selesai menyusui.

  • Setelah anda selesai menyusui si kecil, anda dapat memeras ASI sekitar dua tetes. Setelah itu anda dapat menggosokannya pada sekitar puting dengan lembut agar terasa nyaman.

  • Sebelum anda menggunakan pakaian, sebaiknya biarkan puting anda hingga benar-benar kering.

  • Konsumsi makanan yang mengandung vitamin C. Selain bagus untuk mencegah batuk pilek, vitamin C juga dapat membantu mencegah infeksi, serta menyembuhkan kulit sakit dengan lebih cepat. Anda dapat mengonsumsi buah-buahan seperti kiwi, jeruk, stroberi, lemon dan rapsberi.

  • Cara lain yang efektif yaitu dengan mengompres hangat pada area payudara yang lecet karena akan membantu menenangkan kulit.


Jika keadaan puting semakin parah, bahkan menghambat proses menyusui segera konsultasikan pada dokter. Dokter mungkin akan menyarankan pengobatan yang tepat untuk kondisi anda.


Cara Menyusui yang Tepat Agar Puting Susu Tidak Lecet


Tidak sedikit ibu, terutama ibu muda yang beluh paham teknik menyusui yang baik dan benar. Teknik menyusui yang salah menjadi faktor penyebab utama puting susu terasa nyeri dan lecet. Keadaan ini tentu akan menyebabkan masalah saat proses menyusui. Anak tidak akan mendapatkan nutrisi yang cukup karena ASI tidak akan keluar dengan maksimal. Cara menyusui yang baik dan benar sebaiknya dilakukan dengan bergantian antara kedua payudara. Jangan hanya fokus pada satu payudara saja saat menyusui. Nah, berikut ini cara menyusui yang benar agar puting payudara tidak lecet.



  • Saat menyusui anda harus memperhatikan posisi menyusui yang tepat. Jangan jauhkan badan si kecil dari anda. Dada atau perut si kecil harus menempel pada dada atau perut ibu.

  • Wajah bayi diposisikan menghadap payudara anda. Usahakan leher si kecil tidak terputar atau menghadap ke depan. Posisi seperti itu disebut dengan chin to breast. Dengan posisi ini dagu si kecil harus dengan benar menempel pada payudara ibu.

  • Posisikan badan bayi menghadap ke badan anda. Telinga si kecil harus membentuk garis lurus dengan lengan, serta lehernya.

  • Anda harus menyangga tubuh si kecil dengan benar, bukan hanya kepala dan leher saja yang harus disangga melainkan seluruh punggung bayi juga agar proses menyusui aman dan nyaman.

  • Proses menyusui dapat menjadi momen untuk meningkatkan ikatan batin dengan buah hati. Sehingga saat menyusui anda dapat melakukan kontak mata dengan bayi anda.

  • Anda harus memperhatikan posisi kepala bayi. Pastikan posisi kepala si kecil sudah benar. Posisi kepala bayi harus berada di lengan, bukan pada siku ibu.


Masalah puting lecet saat menyusui biasanya tidak akan menyebabkan komplikasi. Namun meskipun begitu bukan berarti anda mengabaikan kondisi ini. Jika payudara anda mengalami pembengkakan, bahkan tidak berkurang meskipun sudah dikompres hangat, sebaiknya segera periksakan ke dokter.


ASI memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan anak ataupun ibu. Dari ASI kebutuhan nutrisi si kecil dapat terpenuhi. Oleh karena itu, keadaan puting lecet jangan dijadikan sebagai alasan untuk tidak menyusui buah hati anda. Cara mengatasi puting susu lecet saat menyusui di atas diharapkan dapat membantu anda. Semoga bermanfaat.


Artikel ini di review oleh Bidan Pevi Revina sTR.Keb




Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...

7 Cara Gula Disembunyikan dari Makanan Kemasan (Wajib Tahu)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . photo credit: Pexels DokterSehat.Com – Gula adalah salah satu penemuan terbesar yang mengubah kehidupan manusia. Tidak hanya memberikan rasa nikmat pada makanan saja. Gula juga memberikan banyak sekali efek samping seperti memicu kondisi diabetes dan masalah lain yang lebih serius. Singkatnya, gula bisa bermanfaat dan bisa juga merugikan. Jadi, selalu perhatikan gula yang ada di sekitar Anda termasuk dalam makanan kemasan. Gula tersembunyi yang bisa berbahaya Makanan kemasan baik dalam bentuk minuman kaleng, botol, hingga camilan manis berbungkus kardus biasanya memiliki kandungan gula. Namun, gula yang diberikan atau dicantumkan pada komposisi sering kali tidak menggunakan kata gula atau sugar. Jadi, beberapa orang awam menganggap makanan itu tidak ada gulanya. Padahal gula memiliki beberapa jenis baik itu gula meja yang sering kita gunakan atau gula buatan dengan nama kimianya yang beragam. Terkadan...

7 Penyebab Nyeri di Bawah Dada dan Bahayanya untuk Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Nyeri yang muncul di tubuh tidak bisa disepelekan begitu saja. Kalau rasa nyeri terus datang meski sudah disembuhkan kemungkinan besar ada gangguan besar pada tubuh yang harus segera diatasi. Terlebih lagi kalau nyeri yang terjadi di tubuh letaknya di bawah dada atau payudara. Nah, kira-kira apa saja penyebabnya? Penyebab Nyeri di bawah dada Penyebab nyeri pada dada ada banyak. Beberapa yang paling sering terjadi dan menyebabkan masalah yang cukup besar pada tubuh terdiri dari: Jatuh atau kecelakaan Penyebab pertama dari nyeri yang ada di dada adalah jatuh atau kecelakaan. Saat area dada terkena tekanan kuat dari benda tertentu akan muncul memar dan juga inflamasi. Area di dada yang mengalami gangguan ini biasanya muncul bercak kebiruan. Hal yang kurang lebih sama juga akan dialami oleh seseorang yang menjalani operasi di bagian dada. Seiring dengan penyembuh yang terjadi, rasa nyeri...