Langsung ke konten utama

Vertigo: Penyebab, Gejala, Diagnosis, dan Pengobatan

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

obat-vertigo-doktersehat

DokterSehat.Com – Sebagian besar kasus vertigo adalah jenis perifer, yaitu sensasi atau perasaan berputar yang biasanya disebabkan karena gangguan pada telinga bagian dalam. Jika Anda memiliki penyakit vertigo, Anda mungkin merasa diri seperti berputar. Simak penjelasan lengkap di bawah ini mengenai penyebab, gejala, diagnosis dan obat vertigo.

Apa Itu Vertigo?

Vertigo adalah sebuah keadaan di mana seseorang mengalami sensasi seolah sekelilingnya berputar. Apakah kondisi ini membutuhkan obat vertigo? Perlu diketahui bahwa vertigo bukanlah suatu penyakit yang berdiri sendiri, vertigo adalah gejala dari suatu penyakit.

Vertigo bisa berlangsung selama beberapa menit hingga jam tergantung tingkat keparahan. Apabila vertigo yang dialami cukup berat, hal itu berisiko membuat penderitanya kehilangan keseimbangan sehingga risiko terjatuh semakin tinggi.

Penyebab Vertigo

Pada dasarnya, penyebab vertigo dibagi menjadi dua yaitu vertigo sentral dan perifer. Dibanding vertigo sentral, vertigo perifer adalah yang paling sering terjadi. Berikut adalah penjelasan lengkap penyebab vertigo, di antaranya:

1.Vertigo perifer

Vertigo perifer adalah yang paling sering dialami oleh banyak orang. Penyebabnya karena terdapat gangguan telinga bagian dalam yang berfungsi mengatur keseimbangan tubuh. Selain perasaan melayang, peradangan yang terjadi di telinga bagian dalam atau karena adanya infeksi virus, akan menimbulkan rasa sakit dan pusing.

Beberapa penyebab vertigo paling umum, khususnya penyebab vertigo perifer adalah:

  • BPPV. BPPV merupakan singkatan dari benign paroxysmal positional vertigo. BPPV terjadi ketika partikel kalsium kecil (canalith) masuk di kanal-kanal telinga bagian dalam. Telinga bagian dalam mengirimkan sinyal ke otak tentang kepala dan gerakan tubuh relatif terhadap gravitasi. Proses ini membantu tubuh menjaga keseimbangan. BPPV dapat terjadi tanpa alasan yang diketahui dan mungkin terkait dengan usia. Penyebab vertigo ini cukup sering terjadi.
  • Penyakit Meniere. Ini adalah gangguan telinga bagian dalam yang diduga disebabkan oleh penumpukan cairan dan perubahan di telinga. Hal ini dapat menyebabkan episode vertigo bersama dengan telinga berdenging (tinnitus) dan gangguan pendengaran.
  • Neuritis vestibular atau labirintis. Ini adalah masalah telinga bagian dalam biasanya berhubungan dengan infeksi (biasanya virus). Infeksi menyebabkan peradangan pada telinga bagian dalam sekitar saraf yang penting untuk membantu keseimbangan rasa tubuh.

2. Vertigo sentral

Vertigo sentral terjadi akibat adanya masalah pada otak. Bagian otak yang paling berpengaruh terhadap kejadian penyakit ini adalah cerebellum atau otak kecil.

Berikut ini adalah beberapa kondisi yang menjadi penyebab vertigo sentral, di antaranya:

  • Stroke. Sebuah kondisi penyumbatan pembuluh darah yang terjadi pada otak.
  • Konsumsi obat. beberapa jenis obat tertentu yang bisa menimbulkan efek samping vertigo.
  • Tumor otak. Penyakit ini menyerang cerebellum atau otak kecil, sehingga mengakibatkan gangguan koordinasi gerakan tubuh.
  • Migrain. Munculnya migrain atau sakit kepala sebelah ini disertai dengan rasa nyeri yang berdenyut dan sering dialami oleh orang mereka yang berusia muda. Migrain biasanya  dianggap sebagai salah satu penyebab umum dari penyakit ini.
  • Multiple sclerosis. Gangguan sinyal saraf yang terjadi di sistem saraf pusat (otak dan tulang belakang) yang diakibatkan oleh kesalahan pada sistem kekebalan tubuh seseorang.
  • Neuroma akustik. Tumor jinak yang tumbuh pada saraf vestibular, yaitu sistem saraf yang menghubungkan telinga dengan otak. Sebagian besar kasus neuroma akustik terjadi karena kelainan genetik.

Gejala Vertigo

Perlu diketahui bahwa serangan vertigo bisa terjadi tiba-tiba dan bisa berlangsung lama atau singkat. Apabila Anda memiliki vertigo berat, gejala vertigo bisa berlangsung selama beberapa hari, sehingga menganggu aktivita Anda sehari-hari.

Gejala yang paling umum terjadi adalah sekeliling Anda terasa seperti berputar diiringi dengungan pada telinga. Dampaknya, rasa ingin muntah tak terhindarkan dan membuat Anda tidak kuat untuk berdiri.

Gejala lain yang mungkin menyertai vertigo adalah:

  • Gerakan mata yang abnormal atau menyentak (nystagmus).
  • Sakit kepala.
  • Berkeringat.
  • Sulit untuk konsentrasi.

Diagnosis Vertigo

Dokter dapat memisahkan pusing dari vertigo dengan mengajukan pertanyaan sederhana: “Apakah Anda merasakan kondisi lingkungan seperti berputar atau apakah Anda pusing?”. Jika di sekeliling Anda tampak berputar, bisa dipastikan Anda memiliki vertigo.

Selain itu, dokter juga akan bertanya tentang riwayat medis termasuk riwayat migrain, infeksi telinga dalam, konsumsi obat-obat rutin dan cedera kepala yang pernah dialami.

Jika diperlukan, dokter dapat melakukan tahap pemeriksaan fisik lebih lanjut. Pemeriksaan ini ditujukan untuk melihat fungsi pendengaran, fungsi otak, dan gerak bola mata. Beberapa metode pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Tes head-thrust: Anda melihat hidung sendiri, dan ini akan membuat gerakan kepala cepat ke samping dan mencari gerakan mata yang benar.
  • Tes Romberg: Anda berdiri dengan kaki bersama-sama dan mata terbuka, lalu tutup mata Anda dan cobalah untuk menjaga keseimbangan.
  • Tes Fukuda-Unterberger: Anda diminta untuk berbaris di tempat dengan mata tertutup tanpa bersandar dari sisi ke sisi
  • Tes Dix-Hallpike: Saat berada di meja, Anda dengan cepat diturunkan dari posisi duduk ke posisi terlentang dengan kepala Anda mengarah ke kanan atau sedikit ke kiri. Seorang dokter akan melihat gerakan mata Anda untuk mempelajari lebih lanjut tentang vertigo Anda.

Selain beberapa tes yang sudah dijelaskan di atas, tes penunjang bisa dilakukan dokter seperti tes urine dan darah, MRI, CT scan dan foto rontgen.

Sementara itu, tanda-tanda peringatan komplikasi serius meliputi:

  • Vertigo yang muncul tiba-tiba tidak terpengaruh oleh perubahan posisi.
  • Vertigo yang berhubungan dengan tanda-tanda neurologis seperti kurangnya koordinasi otot yang parah atau kelemahan baru.
  • Vertigo yang berhubungan dengan tuli dan tidak ada riwayat penyakit Meniere.

Obat Vertigo

Obat vertigo tergantung pada apa yang menyebabkannya. Dalam banyak kasus, tanpa harus mencari vertigo obatnya apa, vertigo bisa hilang sendiri. Terjadinya kesembuhan tanpa obat vertigo ini dikarenakan otak mampu beradaptasi–setidaknya sebagian, dan dengan adanya perubahan telinga bagian dalam.

Bagi beberapa orang, obat vertigo yang dibutuhkan dapat termasuk:

1. Rehabilitasi vestibular

Ini adalah jenis terapi fisik yang bertujuan membantu memperkuat sistem vestibular. Fungsi dari sistem vestibular adalah untuk mengirim sinyal ke otak tentang kepala dan gerakan tubuh relatif terhadap gravitasi. Rehab vestibular mungkin disarankan jika Anda memiliki serangan berulang vertigo. Ini membantu melatih indra Anda untuk mengompensasi.

2. Manuver reposisi kanalit

Pedoman dari American Academy of Neurology merekomendasikan serangkaian gerakan khusus untuk kepala dan tubuh dalam rangka menangani BPPV. Gerakan yang dilakukan untuk memindahkan deposit kalsium keluar dari kanal ke dalam ruang telinga bagian dalam sehingga mereka dapat diserap oleh tubuh.

Anda mungkin akan memiliki gejala vertigo selama prosedur ketika kanalit bergerak. Seorang dokter atau ahli terapi fisik dapat memandu gerakan manuver ini.

3. Obat resep

Dalam beberapa kasus, obat-obatan dapat diberikan untuk meringankan gejala seperti mual atau mabuk terkait dengan vertigo. Jika vertigo disebabkan oleh infeksi atau peradangan, antibiotik atau steroid dapat mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan infeksi. Obat vertigo untuk penyakit Meniere, seperti diuretik (pil air) dapat diresepkan untuk mengurangi tekanan dari penumpukan cairan.

Obat vertigo lainnya yang bisa Anda gunakan: Antihistamin, seperti betahistine. Benzodiazepine, seperti diazepam dan lorazepam. Anti-muntah, seperti metoclopramide.

4. Operasi

Dalam beberapa kasus, pembedahan mungkin diperlukan untuk vertigo. Jika vertigo disebabkan oleh masalah mendasar yang lebih serius, seperti tumor atau cedera pada otak atau leher, operasi dapat membantu untuk meringankan vertigo.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hematokrit: Definisi, Nilai Normal, dan Nilai Tidak Normal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kita sering kali mendengar istilah hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menilai perkembangan pengobatan dari suatu penyakit. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yang terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yang terjadi bila nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara mengatasi bila kadar hematokrit tidak normal. Apa itu tes Hematokrit (Hct)? Tes hematokrit (Hct) adalah sebuah tes yang membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume semua komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara bersamaan. Tes hematokrit m...

12 Manfaat Kacang Koro Bagi Tubuh (No. 8 Menakjubkan)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu jenis kacang yang kerap dijadikan camilan sehari-hari adalah kacang koro. Namun, sebagian orang justru menghindari kacang ini karena dianggap bisa menyebabkan kegemukan. Kesampingkan mitos tersebut karena faktanya, kacang koro memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, kendati kandungan lemaknya tidak bisa dinafikan. Apa saja manfaat kacang koro bagi tubuh? Apa Itu Kacang Koro? Kacang koro adalah jenis kacang yang masuk dalam famili polong-polongan ( Fabaceae ). Kacang koro yang memiliki nama latin Canavalia ini terbagi lagi ke dalam 3 (tiga), yakni kacang koro benguk ( Mucuna pruriens), kacang koro kecipir ( Pshophocarpus tetragonolobus ), dan yang paling populer kacang koro pedang ( Canavalia gladiata). Selain sebagai camilan, kacang koro pada kesempatan tertentu sering dimanfaatkan sebagi alternatif bahan utama pembuatan tahu dan tempe di samping kacang kedelai. Hal in...

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...