Langsung ke konten utama

Telur Ikan Bisa Picu Kolesterol Tinggi?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

telur-ikan-doktersehat
Photo Source: Flickr/Marco Verch

DokterSehat.Com– Tak hanya daging ikan, telur ikan juga dikenal memiliki rasa yang sangat lezat sehingga disukai oleh banyak orang. Bahkan, jika kita sampai menemukan ikan yang masih memiliki telur di dalam perutnya, kita seperti merasa beruntung karena bisa menikmati kelezatannya. Hanya saja, benarkah anggapan banyak orang yang menyebut telur ikan jika dikonsumsi dengan berlebihan bisa menyebabkan kolesterol tinggi?

Berbagai nutrisi yang bisa ditemukan di dalam telur ikan

Terdapat banyak sekali olahan makanan yang bisa dibuat dari telur ikan. Sebagai contoh, telur ikan goreng atau sushi bisa diolah dari bahan makanan ini. Tak disangka, dibalik kelezatan yang ditawarkan oleh telur ikan, kita juga bisa menemukan nutrisi sehat di dalamnya.

Di dalam telur ikan terdapat kandungan seperti protein, vitamin B2, B12, C, E, asam folat, fosfor, selenium, hingga asam lemak omega 3 yang sangat tinggi. Selain itu, kandungan kalori, lemak, dan karbohidrat di dalamnya juga cenderung rendah. Hal ini berarti, telur ikan cocok untuk dikonsumsi oleh siapa saja, termasuk oleh mereka yang sedang menjalani program diet.

Pakar kesehatan menyebut di dalam 30 gram telur ikan terdapat kandungan protein sebanyak 6 gram. Jumlah ini hampir setara dengan satu butir telur ayam dengan ukuran besar. Selain itu, di dalam telur ikan cenderung memiliki kandungan antioksidan yang sangat tinggi. Kandungan ini tentu akan membantu melawan paparan buruk radikal bebas yang bisa menyebabkan datangnya penyakit.

Keberadaan antioksidan ini juga akan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Bahkan, dengan adanya vitamin B12 yang sangat tinggi, maka otak dan saraf akan menjadi semakin sehat. Pembentukan energi akan menjadi semakin membaik, dan membuat proses pembentukan sel darah merah dan DNA berjalan dengan lancar.

Kaitan mengonsumsi telur ikan dengan kadar kolesterol

Pakar kesehatan menyebut kandungan asam lemak omega 3 yang tinggi di dalam telur ikan bisa membantu tubuh mencegah datangnya peradangan, pengentalan atau penggumpalan darah, sekaligus menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh.

Kandungan esicosapentaenoic acid (EPA) serta docosahexaenoic (DHA) di dalam telur ikan juga sangat baik bagi kesehatan otak. Jika kita mengonsumsi 30 gram telur ikan, maka kita sudah bisa mendapatkan asam lemak omega 3 sebanyak 1.000 mg, EPA sebanyak 400 mg, dan DHA sebanyak 500 mg. Kandungan ini bisa membantu mencegah datangnya penyakit jantung dan stroke.

Telur ikan bisa menyehatkan tulang dan persendian

Di dalam telur ikan terdapat kandungan astaxanthin, sejenis antioksidan yang sangat kuat dan membuat kuning telur memiliki warna kekuningan yang khas. Kandungan ini ternyata juga bisa meningkatkan kekuatan sistem kekebalan tubuh dalam melawan paparan buruk radikal bebas. Kandungan vitamin D di dalam telur ikan juga sangat tinggi. Kandungan ini bisa membuat sistem kekebalan tubuh, tulang, serta persendian menjadi lebih kuat.

Meski sehat, konsumsi telur ikan juga sebaiknya dibatasi

Di balik manfaat kesehatan yang ditawarkan oleh telur ikan, pakar kesehatan menyebut konsumsi telur ikan sebaiknya dibatasi. Hal ini disebabkan oleh keberadaan kadar kolesterolnya yang cukup tinggi, yakni sekitar 165 miligram untuk setiap 20 gram telur ikan.

Meski memiliki kandungan asam lemak omega 3, jika mengonsumsinya dengan berlebihan akan membuat asupan kolesterol menjadi sangat tinggi dan mendekati batasan maksimal per hari yang hanya 300 mg.

Tak hanya itu, di dalam telur ikan juga memiliki kandungan sodium yang cukup tinggi. Apalagi jika telur ikan diolah di dalam air garam. Di setiap 30 gram telur ikan bisa saja memiliki kandungan sodium hingga 420 mg, hampir seperlima dari batasan maksimal konsumsi garam harian.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hematokrit: Definisi, Nilai Normal, dan Nilai Tidak Normal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kita sering kali mendengar istilah hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menilai perkembangan pengobatan dari suatu penyakit. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yang terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yang terjadi bila nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara mengatasi bila kadar hematokrit tidak normal. Apa itu tes Hematokrit (Hct)? Tes hematokrit (Hct) adalah sebuah tes yang membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume semua komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara bersamaan. Tes hematokrit m...

12 Manfaat Kacang Koro Bagi Tubuh (No. 8 Menakjubkan)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu jenis kacang yang kerap dijadikan camilan sehari-hari adalah kacang koro. Namun, sebagian orang justru menghindari kacang ini karena dianggap bisa menyebabkan kegemukan. Kesampingkan mitos tersebut karena faktanya, kacang koro memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, kendati kandungan lemaknya tidak bisa dinafikan. Apa saja manfaat kacang koro bagi tubuh? Apa Itu Kacang Koro? Kacang koro adalah jenis kacang yang masuk dalam famili polong-polongan ( Fabaceae ). Kacang koro yang memiliki nama latin Canavalia ini terbagi lagi ke dalam 3 (tiga), yakni kacang koro benguk ( Mucuna pruriens), kacang koro kecipir ( Pshophocarpus tetragonolobus ), dan yang paling populer kacang koro pedang ( Canavalia gladiata). Selain sebagai camilan, kacang koro pada kesempatan tertentu sering dimanfaatkan sebagi alternatif bahan utama pembuatan tahu dan tempe di samping kacang kedelai. Hal in...

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...