Langsung ke konten utama

Mike Tyson Bisnis Ganja, untuk Keperluan Medis?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

tyson-doktersehat
Photo Source: Flickr/nanpalmero

DokterSehat.Com– Mantan petinju kelas berat Mike Tyson dikabarkan kini sedang menjalankan bisnis baru, yakni budidaya ganja atau mariyuana. Sebenarnya, apa alasan dari Tyson menjalankan bisnis yang masih cukup kontroversial ini?

Alasan Mike Tyson membuka bisnis ganja

Bisnis budidaya ganja, mariyuana, atau cannabis yang dimiliki Tyson bernama Tyson Ranch. Ganja yang diproduksi perusahaan ini ditujukan untuk kebutuhan medis dan rekreasi. Ganja ini diproduksi di dalam ruangan atau indoor. Lokasi dari tempat budidayanya tersebar di berbagai tempat, termasuk di negara bagian California dan West Virginia, Amerika Serikat.

Meski bisnis ini baru dibuka beberapa bulan, Tyson mengaku sudah memiliki rencana untuk membukanya sejak lama. Tyson juga sudah lama menggunakan ganja demi keperluan medis, yakni mengatasi rasa sakit akibat efek samping dari seringnya kepala dan tubuhnya terkena benturan saat masih aktif di dunia tinju. Bahkan, ganja juga dijadikan terapi untuk mengatasi masalah pengendalian emosinya.

Produk ganja yang diproduksi oleh Tyson juga cukup bervariasi. Ada yang berupa bunga ganja konvensional, hingga yang berupa ekstraksi ganja berbentuk cairan atau kering. Bahkan, ada cairan khusus yang bisa meredakan masalah nyeri otot.

Tyson mengaku sejak menggunakan ganja sebagai terapi untuk mengatasi masalah pengendalian emosi, ia mengalami perubahan drastis. Dulu, ia dikenal mudah marah dan sering melakukan tindakan kasar, namun kini ia lebih dikenal sebagai pebisnis ramah, motivator, dan lebih dekat dengan keluarga.

Benarkah ganja bisa memberikan manfaat kesehatan?

Kebanyakan masyarakat Indonesia menganggap ganja sebagai benda yang sering diisap dan memberikan efek menenangkan layaknya obat terlarang. Padahal, ganja juga bisa dijadikan banyak sekali produk, termasuk campuran bahan makanan seperti kue atau dijadikan teh.

Jika diolah dengan tepat, ganja memang bisa memberikan manfaat kesehatan. Sebagai contoh, beberapa masalah kesehatan seperti kejang otot pada penderita multiple sclerosis bisa diatasi dengan penggunaan ganja. Bahkan, penderita radang usus parah juga mengalami perbaikan kondisi setelah mengunakannya.

Hanya saja, di banyak tempat ganja memang masih dianggap termasuk dalam barang yang ilegal sehingga penggunaan barang ini untuk kebutuhan medis masih dianggap sebagai sesuatu yang kontroversial.

Beberapa jenis ganja yang sudah digunakan untuk kebutuhan medis

Pakar kesehatan menyebut ada beberapa jenis ganja yang sudah dipakai untuk kebutuhan medis. Di Amerika Serikat, ada empat jenis ganja yang bahkan sudah mendapatkan izin untuk diproduksi secara legal demi kebutuhan ini.

Berikut adalah jenis ganja tersebut.

  1. Ganja berjenis marinol dan cesamet

Ganja berjenis marinol dan cesamet bisa mengatasi sensasi mual atau gangguan nafsu makan yang dialami oleh pengidap AIDS atau penderita kanker yang mendapatkan efek samping kemoterapi. Penggunaannya sudah diizinkan oleh BPOM Amerika Serikat, Food and Drug Administration pada dekade 1980an silam.

Hanya saja, penggunaan ganja jenis ini juga masih memberikan efek samping sehingga tidak bisa dikonsumsi sembarangan.

  1. Ganja berjenis epidiolex

Obat dari ganja bernama epidiolex telah disetujui oleh FDA untuk digunakan oleh anak-anak yang menderita epilepsi. Hanya saja, penggunaan obat-obatan ini masih sangat terbatas dan harus mendapatkan persetujuan dokter.

  1. Ganja berjenis sativex

Sebenarnya, proses pembentukan obat dari ganja berjenis sativex ini masih dalam proses pengujian. Hanya saja, para peneliti yakin jika obat in bisa dijadikan salah satu terapi untuk mengatasi kanker payudara.

Menariknya, sativex sudah diizinkan untuk digunakan di 20 negara karena bisa mengatasi masalah kejang otot yang sering dialami oleh pengidap multiple sclerosis dan sensasi nyeri akibat kanker.

 



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hematokrit: Definisi, Nilai Normal, dan Nilai Tidak Normal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kita sering kali mendengar istilah hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menilai perkembangan pengobatan dari suatu penyakit. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yang terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yang terjadi bila nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara mengatasi bila kadar hematokrit tidak normal. Apa itu tes Hematokrit (Hct)? Tes hematokrit (Hct) adalah sebuah tes yang membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume semua komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara bersamaan. Tes hematokrit m...

12 Manfaat Kacang Koro Bagi Tubuh (No. 8 Menakjubkan)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu jenis kacang yang kerap dijadikan camilan sehari-hari adalah kacang koro. Namun, sebagian orang justru menghindari kacang ini karena dianggap bisa menyebabkan kegemukan. Kesampingkan mitos tersebut karena faktanya, kacang koro memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, kendati kandungan lemaknya tidak bisa dinafikan. Apa saja manfaat kacang koro bagi tubuh? Apa Itu Kacang Koro? Kacang koro adalah jenis kacang yang masuk dalam famili polong-polongan ( Fabaceae ). Kacang koro yang memiliki nama latin Canavalia ini terbagi lagi ke dalam 3 (tiga), yakni kacang koro benguk ( Mucuna pruriens), kacang koro kecipir ( Pshophocarpus tetragonolobus ), dan yang paling populer kacang koro pedang ( Canavalia gladiata). Selain sebagai camilan, kacang koro pada kesempatan tertentu sering dimanfaatkan sebagi alternatif bahan utama pembuatan tahu dan tempe di samping kacang kedelai. Hal in...

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...