Langsung ke konten utama

Hobi Minum Bubble Tea, Remaja Ini Hampir Tewas

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

bubble-tea-doktersehat
Photo Source: Flickr/ljguitar

DokterSehat.Com– Bubble tea kini telah menjadi salah satu minuman yang digemari oleh banyak orang, khususnya para anak muda dan remaja. Rasanya yang manis ditambah dengan adanya bola-bola bubble tea yang kenyal membuatnya menjadi semakin nikmat. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut minuman ini tidak sehat. Bahkan, jika diminum setiap hari, bisa memicu datangnya masalah kesehatan. Hal inilah yang sayangnya terjadi pada seorang remaja dari Tiongkok ini.

Minum bubble tea setiap hari hampir saja membuat nyawa remaja ini melayang

Dilansir dari World of Buzz, sang remaja malang ini bernama Xiao Ying. Ia dilarikan ke rumah sakit karena hilang kesadaran. Xiao dikenal sebagai remaja dengan selera makan yang besar. Hanya saja, sebelum tidak sadarkan diri, ia mengaku selalu merasa haus namun kehilangan nafsu makan. Yang diinginkannya hanyalah terus minum air dalam jumlah yang sangat banyak.

Setelahnya, Xiao merasakan sensasi tidak enak badan, mual-mual, dan muntah. Xiao kemudian hilang kesadaran sehingga akhirnya dilarikan ke layanan medis terdekat.

Setelah sampai di rumah sakit yang ada di kawasan Hangzhou, Xiao pun langsung diperiksa secara inteksif. Hasilnya adalah, kadar gula darah di dalam tubuhnya sangat tinggi, sekitar 20 kali lebih banyak dari yang dimiliki remaja seusianya. Sebagai informasi, normalnya kadar gula darah di usia remaja hanyalah 3,9-6,1 mmol/L, namun di dalam tubuh Xiao mencapai 124 mmol/L!

Dokter langsung mendiagnosisnya terkena ketoasidosis diabetik. Kondisi ini menandakan kadar gula darah yang sangat tinggi dan terganggunya proses produksi insulin di dalam tubuh. Kondisi ini juga membuat keseimbangan elektrolit di dalam tubuhnya terganggu. Dokter bahkan sampai menyebut Xiao cukup beruntung karena tidak sampai tewas akibat kondisi ini.

Remaja berusia 16 tahun ini diketahui hobi mengonsumsi gorengan, minuman bersoda, dan bubble tea. Bahkan, konsumsi bubble tea yang dilakukan Xiao disebut-sebut bisa lebih dari satu gelas setiap hari. Akibatnya, berat badannya naik drastis hingga mencapai 100 kg!

Bahaya lain dari kebiasaan minum bubble tea

Pakar kesehatan menyebut kebiasaan mengonsumsi bubble tea memang bisa membahayakan kondisi kesehatan. Karena alasan inilah kita sebaiknya membatasi atau bahkan menghindarinya.

Berikut adalah berbagai bahaya yang bisa didapatkan dari kebiasaan mengonsumsi bubble tea.

  1. Bisa memicu gangguan pencernaan

Bola-bola kenyal yang ada di dalam bubble tea ternyata sulit untuk dicerna oleh perut. Selain dibuat oleh tepung tapioka, bola-bola ini biasanya memiliki kandungan zat pengawet dan pengental yang bisa memicu gangguan pencernaan dan konstipasi jika terlalu banyak dikonsumsi.

  1. Tinggi kandungan gula

Pakar kesehatan menyebut satu porsi bubble tea yang kita beli bisa saja memiliki kandungan gula sebanyak 34 gram. Jumlah ini hanya lebih sedikit dari batasan maksimal konsumsi gula harian yang mencapai 50 gram. Padahal, kita juga mengonsumsi gula dari makanan dan minuman lain yang kita konsumsi setiap hari.

Kebiasaan mengonsumsi bubble tea bisa meningkatkan risiko diabetes dan obesitas dengan signifikan.

  1. Tinggi kandungan kalori

Di dalam satu porsi bubble tea, terdapat sekitar 300-400 kalori. Ditambah dengan adanya bola-bola kenyal, kandungan kalorinya bisa lebih besar. Hal ini tentu bisa memicu kenaikan berat badan.

  1. Tinggi lemak trans

Tak disangka, kandungan lemak trans di dalam bubble tea juga sangat tinggi. Rutin mengonsumsinya tentu akan meningkatkan risiko terkena kolesterol tinggi dan masalah kardiovaskular yang mematikan.

  1. Meningkatkan risiko kanker

Di dalam bola-bola kenyal bubble tea terdapat kandungan bifenil poliklorinasi yang berpotensi memicu kanker hati serta kanker melanoma jika terlalu banyak dikonsumsi.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hematokrit: Definisi, Nilai Normal, dan Nilai Tidak Normal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kita sering kali mendengar istilah hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menilai perkembangan pengobatan dari suatu penyakit. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yang terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yang terjadi bila nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara mengatasi bila kadar hematokrit tidak normal. Apa itu tes Hematokrit (Hct)? Tes hematokrit (Hct) adalah sebuah tes yang membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume semua komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara bersamaan. Tes hematokrit m...

12 Manfaat Kacang Koro Bagi Tubuh (No. 8 Menakjubkan)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu jenis kacang yang kerap dijadikan camilan sehari-hari adalah kacang koro. Namun, sebagian orang justru menghindari kacang ini karena dianggap bisa menyebabkan kegemukan. Kesampingkan mitos tersebut karena faktanya, kacang koro memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, kendati kandungan lemaknya tidak bisa dinafikan. Apa saja manfaat kacang koro bagi tubuh? Apa Itu Kacang Koro? Kacang koro adalah jenis kacang yang masuk dalam famili polong-polongan ( Fabaceae ). Kacang koro yang memiliki nama latin Canavalia ini terbagi lagi ke dalam 3 (tiga), yakni kacang koro benguk ( Mucuna pruriens), kacang koro kecipir ( Pshophocarpus tetragonolobus ), dan yang paling populer kacang koro pedang ( Canavalia gladiata). Selain sebagai camilan, kacang koro pada kesempatan tertentu sering dimanfaatkan sebagi alternatif bahan utama pembuatan tahu dan tempe di samping kacang kedelai. Hal in...

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...