Langsung ke konten utama

Lebih Baik Sarapan Bubur Ayam atau Lontong Sayur?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

Kesalahan-sarapan-bubur-doktersehat-1

DokterSehat.Com– Di akhir pekan seperti sekarang ini, banyak orang yang sengaja tidak memasak makanan untuk sarapan, melainkan membelinya di tempat lain. Beberapa jenis makanan yang paling sering dijadikan sarapan adalah bubur ayam dan lontong sayur. Sebenarnya, mana yang lebih baik di antara kedua makanan khas Indonesia ini untuk sarapan?

Memilih lontong sayur dan bubur ayam untuk sarapan

Pakar kesehatan menyebut lontong sayur biasanya memiliki kandungan nutrisi yang jauh lebih baik dibandingkan dengan bubur ayam. Hal ini disebabkan oleh jumlah sayuran yang lebih banyak dibandingkan dengan yang ada pada bubur ayam. Hanya saja, jumlah sayur di dalam lontong sayur juga masih belum cukup dan nutrisinya juga telah banyak yang rusak akibat dimasak hingga sangat matang.

Beberapa jenis sayuran yang bisa ditemukan di dalam lontong sayur adalah labu siam dan pepaya. Hanya saja, kandungan mikronutriennya biasanya sudah hilang karena terpapar suhu yang sangat panas saat dimasak.

Sementara itu, bubur ayam biasanya sudah menyediakan karbohidrat, lemak, dan protein. Kandungan sayurannya sangat minim sehingga kita tidak mendapatkan asupan serat yang dibutuhkan.

Meskipun begitu, jika kita memang ingin sarapan bubur ayam, kita bisa mengimbanginya dengan mengonsumsi sayuran di waktu makan lainnya sehingga tetap bisa mencukupi kebutuhan serat harian.

Beberapa fakta menarik tentang makan bubur ayam untuk sarapan

Bubur ayam biasanya diberi tambahan suwiran ayam, kerupuk, dan dimakan dengan lauk yang nikmat layaknya tempe goreng, sate jeroan, keripik, dan lain-lain. Sayangnya, pakar kesehatan menyebut bubur ayam sebagai menu sarapan yang tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan nutrisi.

Berikut adalah beberapa fakta tentang sarapan dengan bubur ayam

  1. Termasuk dalam sarapan rendah kalori

Jika dibandingkan dengan menu sarapan khas Indonesia lainnya layaknya nasi uduk, nasi kuning, atau bahkan nasi goreng, bubur ayam jelas menyediakan kadar kalori yang lebih rendah. Hal ini disebabkan oleh jumlah beras yang dibutuhkan untuk membuat semangkuk bubur ayam jauh lebih sedikit dibandingkan dengan satu piring nasi.

Bubur ayam yang tidak diberi tambahan apapun biasanya hanya menyediakan 138 kalori. Sementara itu, jika bubur ini diberi tambahan suwiran ayam, kacang, kerupuk, dan lain-lain, kadar kalorinya hanya mencapai sekitar 290. Jumlah ini hanya sedikit lebih tinggi dibandingkan dengan satu piring nasi putih yang sudah menyediakan 242 kalori.

  1. Membuat mudah lapar sebelum makan siang

Sayangnya, rendahnya kalori dari bubur ayam ini membuat kita cenderung lebih mudah lapar sebelum jam makan siang. Apalagi dengan adanya fakta bahwa bubur ayam cenderung rendah serat, kandungan yang bisa membuat kita merasa kenyang.

  1. Meski rendah kalori, bubur ayam tidak akan membantu program diet

Jika kita ingin menurunkan berat badan, bubur ayam sebaiknya tidak sering dikonsumsi sebagai sarapan. Meski rendah kalori, dalam realitanya bubur ayam lebih mudah membuat lapar sehingga kita lebih tertarik mengonsumsi camilan atau bahkan makan lagi sebelum jam makan siang. Hal ini akan membuat asupan kalori berlebihan yang justru membuat berat badan naik.

  1. Bubur ayam lebih mudah meningkatkan kadar gula darah

Bubur ayam ternyata memiliki kandungan karbohidrat sederhana yang lebih mudah dimetabolisme oleh tubuh. Hal ini membuat kadar gula darah cenderung naik dengan sangat cepat dibandingkan dengan nasi meskipun kadar kalorinya cenderung lebih rendah. Jika kita berisiko terkena diabetes atau bahkan sudah terkena penyakit ini, sebaiknya menghindari bubur ayam demi mengendalikan kadar gula darah di dalam tubuh.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hematokrit: Definisi, Nilai Normal, dan Nilai Tidak Normal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kita sering kali mendengar istilah hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menilai perkembangan pengobatan dari suatu penyakit. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yang terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yang terjadi bila nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara mengatasi bila kadar hematokrit tidak normal. Apa itu tes Hematokrit (Hct)? Tes hematokrit (Hct) adalah sebuah tes yang membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume semua komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara bersamaan. Tes hematokrit m...

12 Manfaat Kacang Koro Bagi Tubuh (No. 8 Menakjubkan)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu jenis kacang yang kerap dijadikan camilan sehari-hari adalah kacang koro. Namun, sebagian orang justru menghindari kacang ini karena dianggap bisa menyebabkan kegemukan. Kesampingkan mitos tersebut karena faktanya, kacang koro memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, kendati kandungan lemaknya tidak bisa dinafikan. Apa saja manfaat kacang koro bagi tubuh? Apa Itu Kacang Koro? Kacang koro adalah jenis kacang yang masuk dalam famili polong-polongan ( Fabaceae ). Kacang koro yang memiliki nama latin Canavalia ini terbagi lagi ke dalam 3 (tiga), yakni kacang koro benguk ( Mucuna pruriens), kacang koro kecipir ( Pshophocarpus tetragonolobus ), dan yang paling populer kacang koro pedang ( Canavalia gladiata). Selain sebagai camilan, kacang koro pada kesempatan tertentu sering dimanfaatkan sebagi alternatif bahan utama pembuatan tahu dan tempe di samping kacang kedelai. Hal in...

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...