Langsung ke konten utama

6 Makanan Lezat yang Efektif Bisa Menurunkan Tekanan Darah

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

makan-cokelat-doktersehat
Photo Source: Flickr/Tatsuo Yamashita

DokterSehat.Com– Kebanyakan orang berpikir jika untuk menurunkan tekanan darah, kita harus mengonsumsi makanan-makanan sehat yang rasanya kurang nikmat. Padahal, dalam realitanya, kita bisa menurunkan tekanan darah dengan mengonsumsi beberapa jenis makanan yang lezat. Apa sajakah makanan tersebut?

Pilihan makanan penurun tekanan darah

Sebenarnya, untuk menurunkan tekanan darah kita harus benar-benar mengubah gaya hidup sehat, bukan hanya mengandalkan makanan, namun kita juga harus tahu makanan-makanan apa yang bisa memberikan dampak tersebut.

Berikut adalah beberapa jenis makanan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah dengan efektif.

  1. Cokelat

Cokelat dikenal luas sebagai camilan yang bisa membuat pikiran menjadi lebih tenang. Hanya saja banyak orang yang tidak tahu jika cokelat juga bisa membantu menurunkan tekanan darah. Hanya saja, kita harus pandai memilih cokelat yang tepat. Pakar kesehatan menyarankan kita untuk mengonsumsi cokelat hitam yang dianggap bisa memberikan manfaat ini karena kaya akan kandungan flavanol yang bisa menurunkan tekanan darah dan kolesterol dengan efektif.

Selain memilih cokelat yang tepat, pakar kesehatan juga menyarankan kita untuk tidak berlebihan mengonsumsinya karena bisa menyebabkan kenaikan berat badan. Sebaiknya kita memilih cokelat hitam dengan kadar kakao minimal 70 persen dan membatasi konsumsinya maksimal satu ons saja dalam sehari.

  1. Ikan salmon

Salah satu ikan yang memiliki rasa yang enak dan bisa diolah menjadi berbagai masakan lezat ini ternyata juga bisa membantu menurunkan tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan asam lemak omega 3 di dalamnya. Sebagai informasi, American Heart Association menyarankan kita untuk mengonsumsi ikan dengan kandungan lemak sehat ini setidaknya dua kali dalam seminggu demi membantu menurunkan tekanan darah, kolesterol, dan mencegah peradangan di dalam tubuh.

Di dalam ikan salmon juga tinggi kandungan vitamin D yang bisa membantu tubuh menyerap kalsium dari makanan yang kita konsumsi sekaligus mencegah datangnya gangguan mental seperti depresi.

  1. Susu

Banyak orang yang takut minum susu karena adanya kandungan lemak di dalamnya. Padahal, dalam realitanya susu bisa memberikan banyak sekali manfaat kesehatan, termasuk dalam hal menurunkan tekanan darah. Hanya saja, pakar kesehatan menyarankan kita untuk memilih susu skim atau susu rendah lemak jika ingin mendapatkan manfaat kesehatan tersebut.

Selain susu, kita juga bisa mengonsumsi produk turunan susu lainnya seperti yoghurt. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa wanita yang rutin mengonsumsi lima atau lebih porsi yoghurt setiap minggunya cenderung memiliki risiko terkena hipertensi lebih rendah 20 persen dibandingkan dengan yang tidak mengonsumsinya.

  1. Buah beri

Buah beri memiliki kandungan oksida nitrat yang mampu membuat jantung dan pembuluh darah menjadi semakin sehat. Fakta ini juga diperkuat oleh penelitian yang dilakukan Sarah Johnson dari Florida State University. Hanya saja, Sarah lebih menyarankan kita untuk mengonsumsi blueberry karena terbukti mampu menurunkan tekanan darah dengan efektif.

  1. Beberapa jenis sayuran

Beberapa jenis sayuran yang tinggi kandungan kalium dan magnesium layaknya kangkung, bayam, selada, sawi hijau, lobak, bit, dan selada sangatlah direkomendasikan untuk dikonsumsi jika ingin menurunkan tekanan darah. Hal ini disebabkan oleh kemampuan kalium dalam menurunkan kadar natrium di dalam tubuh yang akhirnya berimbas pada menurunnya tekanan darah dengan signifikan.

  1. Buah pisang

Pisang tinggi kadar kalium yang mampu membuat kadar natrium di dalam tubuh menurun. Hal ini akan membuat tekanan darah bisa diturunkan dengan signifikan. Pisang juga memiliki rasa yang manis dan mengenyangkan sehingga cocok untuk dijadikan camilan sehari-hari.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hematokrit: Definisi, Nilai Normal, dan Nilai Tidak Normal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kita sering kali mendengar istilah hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menilai perkembangan pengobatan dari suatu penyakit. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yang terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yang terjadi bila nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara mengatasi bila kadar hematokrit tidak normal. Apa itu tes Hematokrit (Hct)? Tes hematokrit (Hct) adalah sebuah tes yang membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume semua komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara bersamaan. Tes hematokrit m...

12 Manfaat Kacang Koro Bagi Tubuh (No. 8 Menakjubkan)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu jenis kacang yang kerap dijadikan camilan sehari-hari adalah kacang koro. Namun, sebagian orang justru menghindari kacang ini karena dianggap bisa menyebabkan kegemukan. Kesampingkan mitos tersebut karena faktanya, kacang koro memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, kendati kandungan lemaknya tidak bisa dinafikan. Apa saja manfaat kacang koro bagi tubuh? Apa Itu Kacang Koro? Kacang koro adalah jenis kacang yang masuk dalam famili polong-polongan ( Fabaceae ). Kacang koro yang memiliki nama latin Canavalia ini terbagi lagi ke dalam 3 (tiga), yakni kacang koro benguk ( Mucuna pruriens), kacang koro kecipir ( Pshophocarpus tetragonolobus ), dan yang paling populer kacang koro pedang ( Canavalia gladiata). Selain sebagai camilan, kacang koro pada kesempatan tertentu sering dimanfaatkan sebagi alternatif bahan utama pembuatan tahu dan tempe di samping kacang kedelai. Hal in...

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...