Langsung ke konten utama

Jenis Insomnia dan Efeknya pada Kesehatan Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

tipe-insomnia-doktersehat
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Insomnia adalah salah satu gangguan tidur yang paling banyak dialami oleh orang dewasa. Bahkan menurut Cleveland Clinic, sekitar separuh dari orang dewasa mengalami insomnia dengan derajat keparahan yang berbeda-beda.

Insomnia bisa menyebabkan penyakit yang cukup kronis pada tubuh. Bahkan, pada kondisi tertentu bisa menurunkan kualitas kehidupan hingga berada di titik terbawah. Nah, selama menjalani kehidupan, pernahkah Anda mengalami insomnia?

Jenis insomnia yang terjadi pada tubuh

Insomnia yang terjadi pada seseorang ternyata tidak hanya satu jenis saja. Berikut beberapa jenis insomnia yang bisa terjadi pada semua orang.

  1. Insomnia akut

Insomnia akut adalah salah satu jenis insomnia yang paling umum terjadi pada seseorang. Kondisi ini hanya bertahan selama beberapa hari saja. Kurang dari seminggu, insomnia akan berhenti dan Anda bisa tidur normal kembali.

Insomnia akut bisa terjadi karena banyak hal. Biasanya event tertentu seperti sedang jatuh cinta atau mengalami stres bisa mengalami gangguan tidur. Hal lain yang bisa memicu insomnia akut ini adalah tidak nyaman karena tidak berada di kamar sendiri, udara sangat panas, hingga kasur tidak nyaman.

  1. Insomnia kronis

Insomnia kronis adalah bentuk lebih parah dari insomnia akut. Seseorang yang mengalami insomnia selama 3 hari seminggu dan berjalan selama 1 bulan lebih bisa dikatakan sebagai insomnia kronis. Kondisi ini bisa terjadi karena ada masalah kesehatan baik fisik atau mental.

Beberapa gangguan atau penyakit yang menyebabkan insomnia kronis antara lain terdiri dari: diabetes, parkinson, central sleep apnea, depresi, anxiety, dan hiperaktif. Selanjutnya gaya hidup seperti sering begadang dan minum kafein berlebihan juga menyebabkan insomnia ini.

  1. Onset insomnia

Onset insomnia adalah gangguan memulai tidur dengan cepat. Seseorang dengan gangguan ini akan sulit mendapatkan fase tidur. Terkadang ada banyak pikiran yang membuat rasa kantuk susah muncul. Beberapa ada yang sudah mengantuk tapi tidak bisa tidur juga.

Kondisi ini bisa berubah ke insomnia akut kalau terus dibiarkan. Onset insomnia sering dipengaruhi oleh gaya hidup seperti sering minum kopi berlebihan atau makanan atau minuman lain dengan kandungan kafein yang cukup tinggi.

  1. Maintenance insomnia

Beberapa orang ada yang mudah sekali tidur dengan nyenyak. Namun, di tengah malam mereka bangun mendadak. Saat akan tidur lagi biasanya seseorang mengalami kesulitan sehingga selama beberapa jam akan terjaga hingga rasa kantuknya muncul.

Kondisi ini sering sekali terjadi pada banyak orang. Penyebabnya beragam mulai dari gangguan di lambung, asma, sleep apnea, stres berlebihan, dan gangguan pada persendian.

  1. Behavior insomnia

Insomnia ini lebih banyak terjadi pada anak-anak khususnya balita. Mereka akan susah sekali diminta tidur. Pada kondisi tertentu akan kerap bangun di tengah malam untuk sekadar ingin makan, minum, atau buang air.

Kondisi ini terjadi pada 25 persen anak-anak. Kebiasaan ini biasanya akan hilang dengan sendirinya seiring dengan berjalannya waktu. Anak-anak jadi lebih mandiri saat akan tidur.

Efek samping insomnia pada kesehatan

Insomnia memiliki banyak sekali efek samping pada tubuh. Berikut efek samping dari insomnia yang akan terjadi pada tubuh.

  • Risiko mengalami kecelakaan saat menggunakan kendaraan.
  • Selalu mengantuk pada siang hari sehingga produktivitas kerja jadi sering menurun.
  • Meningkatkan gangguan pada tubuh khususnya yang berkaitan dengan penyakit kronis seperti hipertensi, gangguan jantung, hingga diabetes.
  • Bisa menyebabkan seseorang mengalami gangguan mental seperti depresi hingga sering mengalami anxiety.

Mendiagnosis insomnia

Insomnia bisa didiagnosis dengan mengamati pola tidur setiap hari. Dokter akan menanyakan berapa jam Anda tidur setiap hari. Apakah sudah 7-9 jam seperti yang sudah dianjurkan atau tidak. Kalau belum, berarti sedang ada masalah pada tubuh.

Selanjutnya dokter juga akan bertanya waktu tidur yang sering dilakukan. Apakah di bawah pukul 22.00 atau di atas itu. Selanjutnya faktor apa saja yang membuat Anda jadi tidur terlalu malam atau sampai dini hari.

Dokter juga akan bertanya durasi insomnia yang terjadi. Apakah setiap hari atau beberapa hari saja. Dari sini dokter akan melakukan pemeriksaan detail termasuk kemungkinan ada penyakit lain yang memicu kondisi insomnia.

Cara mengatasi insomnia pada tubuh

Kalau Anda ingin terbebas dari gangguan insomnia, coba lakukan beberapa hal di bawah ini dengan saksama.

  • Perhatikan kebersihan dari tubuh dan tempat tidur kalau ingin tidur. Kalau tubuh sudah bersih, kemungkinan terjadi gangguan seperti rasa gatal tidak akan terjadi. Selain itu, kasur yang bersih juga akan membuat Anda semakin nyaman.
  • Jangan memikirkan aturan atau rekomendasi waktu tidur yang harus beberapa jam. Anda diharapkan langsung tidur saja. Kadang aturan yang banyak dan mengikat membuat seseorang jadi tidak nyaman.
  • Lakukan olahraga secara rutin setiap harinya. Tubuh yang lelah karena olahraga akan mudah memicu rasa kantuk sehingga Anda tidak mengalami kesulitan memulai tidur.
  • Lakukan latihan relaksasi. Latihan dilakukan dengan meditasi atau mendengarkan musik yang nyaman. Kalau tubuh sudah relaks, Anda bisa tidur dengan lebih mudah.
  • Jangan menggunakan lampu yang terlalu terang. Sebisa mungkin menggunakan lampu yang lebih redup. Cahaya akan membuat Anda semakin terjaga.
  • Jauhkan ponsel atau gawai lainnya dari kasur. Kalau Anda berkali-kali memainkan ponsel atau laptop, rasa kantuk susah datang. Anda akan terlalu asyik dengan gadget dan urung untuk tidur.
  • Mengonsumsi teh herba yang memberikan rasa tenang cukup disarankan. Cokelat hangat juga bisa mempercepat tidur setiap malam.

Insomnia cukup umum terjadi pada banyak orang. Oleh karena itu, selalu pahami kondisi tubuh dengan baik. Kalau kondisi insomnia tidak bisa segera diatasi, ada baiknya untuk segera



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...

7 Cara Gula Disembunyikan dari Makanan Kemasan (Wajib Tahu)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . photo credit: Pexels DokterSehat.Com – Gula adalah salah satu penemuan terbesar yang mengubah kehidupan manusia. Tidak hanya memberikan rasa nikmat pada makanan saja. Gula juga memberikan banyak sekali efek samping seperti memicu kondisi diabetes dan masalah lain yang lebih serius. Singkatnya, gula bisa bermanfaat dan bisa juga merugikan. Jadi, selalu perhatikan gula yang ada di sekitar Anda termasuk dalam makanan kemasan. Gula tersembunyi yang bisa berbahaya Makanan kemasan baik dalam bentuk minuman kaleng, botol, hingga camilan manis berbungkus kardus biasanya memiliki kandungan gula. Namun, gula yang diberikan atau dicantumkan pada komposisi sering kali tidak menggunakan kata gula atau sugar. Jadi, beberapa orang awam menganggap makanan itu tidak ada gulanya. Padahal gula memiliki beberapa jenis baik itu gula meja yang sering kita gunakan atau gula buatan dengan nama kimianya yang beragam. Terkadan...

7 Penyebab Nyeri di Bawah Dada dan Bahayanya untuk Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Nyeri yang muncul di tubuh tidak bisa disepelekan begitu saja. Kalau rasa nyeri terus datang meski sudah disembuhkan kemungkinan besar ada gangguan besar pada tubuh yang harus segera diatasi. Terlebih lagi kalau nyeri yang terjadi di tubuh letaknya di bawah dada atau payudara. Nah, kira-kira apa saja penyebabnya? Penyebab Nyeri di bawah dada Penyebab nyeri pada dada ada banyak. Beberapa yang paling sering terjadi dan menyebabkan masalah yang cukup besar pada tubuh terdiri dari: Jatuh atau kecelakaan Penyebab pertama dari nyeri yang ada di dada adalah jatuh atau kecelakaan. Saat area dada terkena tekanan kuat dari benda tertentu akan muncul memar dan juga inflamasi. Area di dada yang mengalami gangguan ini biasanya muncul bercak kebiruan. Hal yang kurang lebih sama juga akan dialami oleh seseorang yang menjalani operasi di bagian dada. Seiring dengan penyembuh yang terjadi, rasa nyeri...