Langsung ke konten utama

Hobi Mengunyah Permen Karet, Berbahaya Nggak Sih?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

permen-karet-doktersehat
Photo Source: Flickr/baileysjunk

DokterSehat.Com– Meskipun tidak mengenyangkan, banyak orang yang ternyata memiliki hobi mengunyah permen karet. Biasanya, mereka menyebut permen karet sebagai penghilang stres, sebagai cara agar melatih otot rahang, hingga sebagai salah satu cara untuk berpikir dengan lebih baik. Sebenarnya, sering mengunyah permen karet berbahaya atau tidak bagi kesehatan?

Dampak sering makan permen karet

Banyak orang yang menyebut kebiasaan mengunyah permen karet jauh lebih baik dibandingkan dengan kebiasaan merokok atau ngemil. Padahal, dalam realitanya kebiasaan ini juga akan menyebabkan dampak kesehatan.

Berikut adalah dampak-dampak kesehatan dari sering mengonsumsi permen karet

  1. Gangguan pencernaan

Jangan salah, terlalu sering mengonsumsi permen karet ternyata bisa memberikan dampak buruk bagi pencernaan lho. Hal ini disebabkan oleh saat mengunyahnya tubuh mengira kita sedang mengonsumsi makanan sehingga akan memberikan sinyal kepada sistem pencernaan untuk mempersiapkan diri layaknya dengan memproduksi beberapa enzim atau asam lambung.

Sayangnya, tidak ada makanan apapun yang masuk karena kita hanyalah mengunyah permen karet. Hal ini tentu akan membuat fungsi pencernaan terganggu. Selain itu, di saat lain dimana kita sudah mengonsumsi makanan, bisa jadi tubuh justru tidak memproduksi enzim dengan cukup karena telah diproduksi dalam jumlah banyak saat kita makan permen karet sehingga makanan tidak dicerna dengan maksimal.

Sering mengunyah permen karet juga akan membuat kita menelan udara dalam jumlah banyak yang akhirnya berimbas pada meningkatnya risiko terkena perut kembung atau begah. Keberadaan pemanis buatan yang ada dalam permen karet juga akan memberikan efek laksatif yang bisa saja memicu diare.

  1. Nyeri pada rahang

Saat kita mengunyah permen karet, rahang sebenarnya melakukan gerakan berulang-ulang dalam waktu yang cukup lama. Hal ini akan membuat rahang dan otot wajah lebih rentan mengalami rasa nyeri atau dalam dunia medis disebut sebagai temporomandibular joint disorder (TMD). Selain menyebabkan sensasi tidak nyaman pada rahang, terkadang hal ini juga akan menyebabkan sensasi nyeri pada leher atau sakit kepala.

  1. Bisa merusak gigi

Jika kita terbiasa mengonsumsi permen karet bergula, maka dampaknya akan mirip dengan kebiasaan mengonsumsi permen atau makanan manis terlalu banyak. Kandungan gula ini bisa menjadi sumber makanan bagi bakteri yang akhirnya menyebabkan datangnya masalah layaknya penumpukan plak atau gigi berlubang. Apalagi jika kita juga terbiasa malas membersihkan gigi secara teratur, risiko untuk terkena gigi berlubang tentu akan naik dengan signifikan.

  1. Bisa merusak pola makan yang sehat

Mengonsumsi permen karet, khususnya yang bisa memberikan sensasi segar layaknya permen karet mint ternyata bisa mengubah toleransi lidah kita pada rasa-rasa makanan tertentu, khususnya makanan sehat layaknya buah dan sayur. Makanan-makanan sehat ini bisa menjadi terasa kurang nikmat akibat kita terbiasa menikmati permen karet yang menyegarkan. Hal ini tentu bisa berbahaya karena akan membuat kita tidak begitu menikmati sayur dan buah sehingga akhirnya membuat keseimbangan nutrisi makanan yang kita konsumsi setiap hari terganggu.

Bahkan, ada penelitian yang menyebut kebiasaan mengonsumsi permen karet dengan rasa mint bisa saja meningkatkan minat untuk mengonsumsi junk food yang memang bisa memuaskan keinginan kita untuk menikmati makanan lezat. Padahal, sudah menjadi rahasia umum jika junk food tidak baik bagi kesehatan.

  1. Membuat bentuk wajah tidak normal

Jika kita terbiasa mengunyah permen karet di satu sisi mulut saja, dikhawatirkan hal ini akan membuat bentuk wajah menjadi besar sebelah yang tentu akan mempengaruhi penampilan kita dengan signifikan.

Melihat fakta ini, sebaiknya memang tidak terlalu sering mengonsumsi permen karet. Konsumsilah saat membutuhkannya saja dan jangan melakukannya dengan berlebihan.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...

7 Cara Gula Disembunyikan dari Makanan Kemasan (Wajib Tahu)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . photo credit: Pexels DokterSehat.Com – Gula adalah salah satu penemuan terbesar yang mengubah kehidupan manusia. Tidak hanya memberikan rasa nikmat pada makanan saja. Gula juga memberikan banyak sekali efek samping seperti memicu kondisi diabetes dan masalah lain yang lebih serius. Singkatnya, gula bisa bermanfaat dan bisa juga merugikan. Jadi, selalu perhatikan gula yang ada di sekitar Anda termasuk dalam makanan kemasan. Gula tersembunyi yang bisa berbahaya Makanan kemasan baik dalam bentuk minuman kaleng, botol, hingga camilan manis berbungkus kardus biasanya memiliki kandungan gula. Namun, gula yang diberikan atau dicantumkan pada komposisi sering kali tidak menggunakan kata gula atau sugar. Jadi, beberapa orang awam menganggap makanan itu tidak ada gulanya. Padahal gula memiliki beberapa jenis baik itu gula meja yang sering kita gunakan atau gula buatan dengan nama kimianya yang beragam. Terkadan...

7 Penyebab Nyeri di Bawah Dada dan Bahayanya untuk Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Nyeri yang muncul di tubuh tidak bisa disepelekan begitu saja. Kalau rasa nyeri terus datang meski sudah disembuhkan kemungkinan besar ada gangguan besar pada tubuh yang harus segera diatasi. Terlebih lagi kalau nyeri yang terjadi di tubuh letaknya di bawah dada atau payudara. Nah, kira-kira apa saja penyebabnya? Penyebab Nyeri di bawah dada Penyebab nyeri pada dada ada banyak. Beberapa yang paling sering terjadi dan menyebabkan masalah yang cukup besar pada tubuh terdiri dari: Jatuh atau kecelakaan Penyebab pertama dari nyeri yang ada di dada adalah jatuh atau kecelakaan. Saat area dada terkena tekanan kuat dari benda tertentu akan muncul memar dan juga inflamasi. Area di dada yang mengalami gangguan ini biasanya muncul bercak kebiruan. Hal yang kurang lebih sama juga akan dialami oleh seseorang yang menjalani operasi di bagian dada. Seiring dengan penyembuh yang terjadi, rasa nyeri...