Langsung ke konten utama

Berlemak Tinggi tapi Sehat, 7 Makanan ini Wajib Disantap

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

makanan-dengan-lemak-sehat-doktersehat
photo credit: Pexels

DokterSehat.Com – Selama ini kita selalu berusaha menghindari makanan dengan kandungan lemak tinggi seperti minyak dan santan. Nah, pertanyaan adalah, apakah lemak memang sangat berbahaya sehingga harus dihindari? Lantas tidak adakah lemak yang bebas dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat?

Sebenarnya lemak tidak seberbahaya itu sehingga harus dibatasi. Justru lemak bisa menjadi sumber energi yang besar. Yang paling penting kalau mengonsumsi lemak adalah tahu mana saja lemak sehat dan berapa takarannya. Berikut beberapa jenis makanan dengan kandungan lemak tinggi, tapi sehat.

Makanan dengan kandungan lemak tinggi dan sehat

Makanan dengan kandungan lemak tinggi sangat bermanfaat untuk tubuh. Namun, Anda harus tahu apa saja jenisnya. Berikut beberapa jenis makanan berlemak tinggi yang cukup direkomendasikan.

  1. Avokad

Avokad adalah salah satu buah paling istimewa. Saat jenis lain banyak mengandung karbohidrat, avokad justru dipenuhi dengan lemak. Dalam daging buah ini ada sekitar 77 persen lemak sehat berjenis asam oleat. Kandungan ini baik untuk kesehatan tubuh khususnya  jantung.

Selain mengandung lemak sehat, avokad juga mengandung potasium. Mineral ini baik untuk menjaga daya tahan tubuh setiap hari. Potassium dalam avokad lebih banyak sekitar 40 persen lebih banyak dari pisang.

Konsumsi avokad secara langsung sebagai buah atau dibuat jus. Avokad juga bisa dicampurkan dengan salad atau makanan lainnya seperti taco atau dibuat menjadi guacamole.

  1. Cokelat hitam

Cokelat hitam adalah salah satu sumber lemak yang sangat sehat. Coklat yang direkomendasikan yang memiliki kadar kakao sekitar 70 persen. Dengan kadar ini Anda akan mendapatkan cukup banyak lemak sehat ketimbang yang mengandung banyak gula.

Cokelat hitam juga mengandung antioksidan yang sangat besar. Dengan hanya mengonsumsi cokelat Anda tidak mudah sakit. Usahakan jangan memilih cokelat yang banyak mengandung banyak gula karena manfaatnya akan berkurang.

  1. Keju

Keju adalah salah satu olahan susu yang mengandung banyak mineral bermanfaat. Salah satu mineral yang terkandung dari makanan yang memiliki cita rasa asin ini adalah kalsium. Mineral ini baik untuk tulang dan mampu mencegah osteoporosis.

Keju juga mengandung cukup banyak protein yang setara dengan susu. Protein ini merupakan sumber dari energi. Selanjutnya kandungan lemak sehat pada keju baik untuk sumber energi dan diketahui bisa mencegah terjadinya diabetes tipe 2.

  1. Telur

Telur mengandung 62 persen lemak yang terbilang sehat. Itulah kenapa telur termasuk sumber lemak dan protein yang memiliki harga terjangkau. Sayangnya, tidak semua orang bisa mengonsumsi telur karena memiliki alergi dan karena ada masalah dengan kolesterol.

Telur kalau dikonsumsi dengan takaran yang tepat bisa membantu penurunan berat badan. Bahan makanan ini bisa dikonsumsi dengan digoreng atau direbus. Sesuaikan kebutuhan lemak harian yang Anda miliki agar hasilnya maksimal.

  1. Ikan berlemak

Ikan berlemak seperti tuna, salmon, cod, atau sarden, sangat untuk kesehatan. Ikan jenis ini mengandung lemak sehat seperti omega-3 yang diketahui baik untuk kesehatan otak anak dan dewasa.

Selain untuk kesehatan otak, omega-3 juga baik untuk kesehatan jantung. Anda bisa mengolah ikan berlemak ini dengan menggoreng dengan minyak kelapa murni atau dengan minyak zaitun. Ikan juga bisa diolah dengan cara ditim agar lemaknya ikut keluar.

  1. Kacang-kacangan

Selain avokad, kacang-kacangan seperti almond dan macadamia adalah sumber lemak nabati yang sehat. Selain lemak, kacang jenis ini juga mengandung cukup banyak protein dan karbohidrat yang bisa dimanfaatkan sebagai sumber energi.

Kacang-kacangan juga mengandung vitamin E yang baik untuk kulit. Selanjutnya kandungan lemak yang sehat juga diketahui baik untuk menjaga kesehatan jantung, mencegah obesitas, dan menurunkan risiko terkena diabetes tipe 2.

  1. Chia seed

Chia seed sangat baik untuk kesehatan karena mengalami omega-3 yang merupakan lemak sehat. Biji-bijian ini juga mengandung serat yang tinggi sehingga cocok untuk mengatasi sembelit dan gangguan pencernaan lainnya.

Mengonsumsi chia seed secara rutin juga baik untuk kesehatan tubuh. Tekanan darah bisa turun dengan cepat pada penderita hipertensi. Selain itu chia seed juga bisa mengatasi inflamasi di tubuh sehingga gangguan pada pencernaan dan jantung tidak terjadi.

Cara makan lemak yang benar

Lemak yang kita konsumsi tidak akan menjadi masalah kalau Anda mengetahui cara makannya. Simak beberapa tips di bawah ini.

  • Tahu kebutuhan kalori harian dari tubuh. Normalnya pria butuh 2.500 kalori dan wanita sekitar 2.000 kalori. Sesuaikan protein, karbohidrat, dan lemaknya. Biasanya lemak hanya memiliki komposisi sekitar 15-20 persen.
  • Tahu jenis makanan yang mengandung lemak baik dan tidak. Lemak baik sudah dibahas sebelumnya di atas. Sebaliknya kalau lemak yang tidak sehat bisa berwujud minyak goreng atau santan.
  • Tahu jam makan yang tepat. Lemak termasuk komponen makanan yang susah sekali dicerna. Oleh karena itu sebisa mungkin untuk mengonsumsi makanan berlemak saat pagi atau siang hari. Kalau malam hari bisa membuat perut sakit dan energi yang dihasilkan tidak digunakan.
  • Tahu takaran makanan yang akan dikonsumsi. Selalu ingat kalau lemak memiliki kalori yang besar. Satu gram lemak bisa menghasilkan sekitar 9 kalori sementara protein dan karbohidrat hanya 4 kalori.
  • Anda boleh makan lemak cukup banyak, tapi jenis nutrisi lain harus dikurangi misal karbohidrat yang selama ini persentasenya lebih tinggi.

Lemak yang berasal dari makanan baik hewani atau nabati sangat dibutuhkan oleh tubuh. Oleh karena itu jangan terlalu anti dengan lemak. Asal tahu jenis dan takarannya, tidak akan menyebabkan masalah. Bahkan, bisa menyehatkan tubuh dan organ di dalamnya.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hematokrit: Definisi, Nilai Normal, dan Nilai Tidak Normal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kita sering kali mendengar istilah hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menilai perkembangan pengobatan dari suatu penyakit. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yang terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yang terjadi bila nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara mengatasi bila kadar hematokrit tidak normal. Apa itu tes Hematokrit (Hct)? Tes hematokrit (Hct) adalah sebuah tes yang membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume semua komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara bersamaan. Tes hematokrit m...

12 Manfaat Kacang Koro Bagi Tubuh (No. 8 Menakjubkan)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu jenis kacang yang kerap dijadikan camilan sehari-hari adalah kacang koro. Namun, sebagian orang justru menghindari kacang ini karena dianggap bisa menyebabkan kegemukan. Kesampingkan mitos tersebut karena faktanya, kacang koro memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, kendati kandungan lemaknya tidak bisa dinafikan. Apa saja manfaat kacang koro bagi tubuh? Apa Itu Kacang Koro? Kacang koro adalah jenis kacang yang masuk dalam famili polong-polongan ( Fabaceae ). Kacang koro yang memiliki nama latin Canavalia ini terbagi lagi ke dalam 3 (tiga), yakni kacang koro benguk ( Mucuna pruriens), kacang koro kecipir ( Pshophocarpus tetragonolobus ), dan yang paling populer kacang koro pedang ( Canavalia gladiata). Selain sebagai camilan, kacang koro pada kesempatan tertentu sering dimanfaatkan sebagi alternatif bahan utama pembuatan tahu dan tempe di samping kacang kedelai. Hal in...

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...