Langsung ke konten utama

Waspada, Begini Tanda Kadar Gula Darah Sudah Tinggi

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

gula-darah-diabetes-doktersehat
Photo Source: Freepik/xb100

DokterSehat.Com– Membahas kadar gula darah berarti juga membahas penyakit diabetes, salah satu penyakit yang cukup banyak menyerang masyarakat Indonesia. Masalahnya adalah penyakit yang berpotensi mematikan ini cenderung sering tidak disadari gejala-gejala awalnya. Padahal, sebenarnya saat kadar gula darah mulai terus berada dalam kondisi tinggi, tubuh juga mulai mengalami perubahan.

Beberapa tanda kadar gula darah sudah tinggi

Gaya hidup tidak sehat, khususnya dalam hal pola makan yang tinggi gula dan kalori menjadi penyebab utama mengapa kadar gula darah dan risiko diabetes menjadi lebih tinggi. Kondisi ini juga akan membuat tubuh kita mengeluarkan gejala-gejala yang khas.

Berikut adalah gejala-gejala tersebut.

  1. Mengalami kecanduan makanan manis

Makanan dan minuman manis memang memiliki rasa yang nikmat sehingga bisa membuat kita ingin terus mengonsumsinya. Masalahnya adalah makanan dan minuman manis juga bisa menyebabkan kecanduan dan hal ini sangat sulit untuk dihentikan.

Jika kita mulai merasa ingin terus mengonsumsi makanan dan minuman manis, bisa jadi hal ini menandakan bahwa kita sudah kecanduan gula dan hal ini tentu akan berimbas pada tingginya kadar gula darah di dalam tubuh.

Menurut pakar kesehatan, gula bisa memberikan sensasi nyaman dan senang bagi otak. Selain itu, sensasi manis yang dikecap lidah ternyata juga bisa merangsang keluarnya hormon tertentu yang akan membuat tubuh terus menagih asupan gula lagi dan lagi.

  1. Tubuh lesu

Pakar kesehatan menyebut salah satu gejala dari kadar gula darah di dalam tubuh yang terlalu tinggi adalah tubuh yang lesu sepanjang hari. Sebenarnya, pada tubuh orang yang normal, kadar gula darah yang tinggi bisa dimetabolisme menjadi sumber energi. Hanya saja, karena respons insulin sudah berkurang, maka gula darah ini tidak bisa diubah menjadi energi sehingga jumlahnya terus meninggi namun tubuh sama sekali tidak memiliki energi yang cukup untuk melakukan aktivitas harian.

  1. Gangguan fungsi otak dan suasana hati

Peningkatan kadar gula darah juga terkait dengan menurunnya kinerja otak, khususnya setelah makan atau asupan gula darah cenderung meningkat. Selain itu, hal ini juga akan berpengaruh besar bagi suasana hati. Semakin tinggi kadar gula darah, semakin tidak stabil pula suasana hati sehingga kita pun cenderung mudah mengalami gangguan emosi.

  1. Masalah kesehatan kulit

Pakar kesehatan dr. Rebecca Kazin yang berasal dari Washington Institute of Dermatologic Laser Surgery, Amerika Serikat menyebut gangguan hormon insulin dan melonjaknya kadar gula darah terkait dengan munculnya masalah kesehatan kulit, termasuk berupa datangnya jerawat atau perubahan warna wajah menjadi lebih merah dalam waktu sekitar beberapa hari.

Beberapa penelitian juga telah membuktikan bahwa munculnya guratan berwarna gelap di bagian leher bisa jadi menandakan bahwa kadar gula darah sudah sangat tinggi.

  1. Peningkatan berat badan

Jika kondisi gula darah sudah sangat tinggi dan kita tidak melakukan aktivitas yang cukup untuk membakarnya, maka tubuh akan mengubah kadar gula darah ini menjadi tumpukan lemak. Hal inilah yang akhirnya membuat berat badan naik dengan signifikan.

  1. Gigi berlubang

Asupan gula yang berlebihan ternyata akan merusak keseimbangan yang terjadi di dalam mulut, khususnya yang biasanya dijaga oleh air liur. Hal ini tentu akan membuat bakteri berkembang dengan lebih pesat di dalam mulut dan bisa memicu masalah gigi berlubang.

Selain itu, telah ada penelitian yang membuktikan bahwa masalah gigi dan mulut seperti gigi berlubang atau gusi berdarah juga terkait dengan diabetes.

Jika kita mulai mengalami gejala-gejala kesehatan ini, jangan ragu untuk memeriksakan kadar gula darah demi mencegah datangnya diabetes.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Hematokrit: Definisi, Nilai Normal, dan Nilai Tidak Normal

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Mungkin beberapa di antara kita sering kali mendengar istilah hematokrit atau Hct. Nilai Hct dinyatakan dalam bentuk persentase dalam hasil laboratorium. Tinggi atau rendahnya nilai Hct apat membantu dokter untuk menegakan suatu diagnosa dan menilai perkembangan pengobatan dari suatu penyakit. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang Hct ini, marilah membaca penjelasan ini lebih lanjut. Penjelasan ini berisi hal-hal yang terkait dengan hematokrit seperti tes dan bagaimana cara mengukurnya, nilai normal Hct, dan apa yang terjadi bila nilai Hct terlalu tinggi atau rendah, dan juga cara mengatasi bila kadar hematokrit tidak normal. Apa itu tes Hematokrit (Hct)? Tes hematokrit (Hct) adalah sebuah tes yang membandingkan proporsi sel darah merah dengan volume semua komponen darah (sel darah merah, sel darah putih, trombosit dan plasma darah) itu sendiri secara bersamaan. Tes hematokrit m...

12 Manfaat Kacang Koro Bagi Tubuh (No. 8 Menakjubkan)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Salah satu jenis kacang yang kerap dijadikan camilan sehari-hari adalah kacang koro. Namun, sebagian orang justru menghindari kacang ini karena dianggap bisa menyebabkan kegemukan. Kesampingkan mitos tersebut karena faktanya, kacang koro memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh, kendati kandungan lemaknya tidak bisa dinafikan. Apa saja manfaat kacang koro bagi tubuh? Apa Itu Kacang Koro? Kacang koro adalah jenis kacang yang masuk dalam famili polong-polongan ( Fabaceae ). Kacang koro yang memiliki nama latin Canavalia ini terbagi lagi ke dalam 3 (tiga), yakni kacang koro benguk ( Mucuna pruriens), kacang koro kecipir ( Pshophocarpus tetragonolobus ), dan yang paling populer kacang koro pedang ( Canavalia gladiata). Selain sebagai camilan, kacang koro pada kesempatan tertentu sering dimanfaatkan sebagi alternatif bahan utama pembuatan tahu dan tempe di samping kacang kedelai. Hal in...

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...