Langsung ke konten utama

Bolehkah Penderita Diabetes Makan Kerupuk?

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020.

kerupuk-diabetes-doktersehat
Photo Source: witter.com/hendartorizky

DokterSehat.Com– Hampir semua tempat makan yang ada di Indonesia menyediakan kerupuk. Dalam realitanya, makanan ringan ini memang digemari oleh sebagian besar masyarakat Indonesia, khususnya untuk dijadikan pelengkap saat makan nasi, bakmi, bakso, dan makanan-makanan lainnya. Hanya saja, bolehkah penderita diabetes makan kerupuk?

Penderita diabetes tidak boleh makan sembarangan

Penderita diabetes tidak boleh mengonsumsi makanan dengan sembarangan demi mencegah datangnya komplikasi yang berbahaya. Jika mereka tidak menyeleksi makanan dengan baik, dikhawatirkan setelah makan mereka akan mengalami kenaikan kadar gula darah yang bisa merusak berbagai macam bagian tubuh yang akhirnya berimbas pada komplikasi seperti amputasi, kerusakan organ, hingga kematian.

Kerupuk termasuk makanan yang dihindari penderita diabetes?

Banyak orang yang masih menganggap kerupuk sebagai makanan ringan, camilan yang tidak mengenyangkan sehingga dianggap cukup aman untuk dikonsumsi. Padahal, kerupuk termasuk dalam makanan yang memiliki kandungan kalori yang tinggi. Jika sampai dikonsumsi dengan berlebihan, maka hal ini akan mempengaruhi kadar gula darah di dalam tubuh penderita diabetes sehingga bisa membahayakan kondisinya.

Hal ini berarti, ada baiknya penderita diabetes memang menghindari kerupuk meskipun tidak akan membuat perut kenyang dan asyik untuk dijadikan camilan.

Kandungan di dalam kerupuk

Terdapat banyak sekali alasan mengapa kerupuk bisa berbahaya bagi penderita diabetes. Salah satunya adalah cara pengolahannya yang menggunakan minyak goreng. Keberadaan kalori dan lemak yang berasal dari minyak goreng inilah yang bisa memberikan dampak buruk bagi kesehatan penderita diabetes.

Bahan pembuat kerupuk juga menjadi penyebab mengapa kandungan kalorinya cukup tinggi. Sebagai contoh, jika kerupuk dibuat dari bahan kentang dan kita mengonsumsinya dalam jumlah banyak, maka kita pun akan mengonsumsi kalori dalam jumlah yang berlebihan sehingga akhirnya bisa memicu peningkatan kadar gula darah.

Makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari penderita diabetes

Selain kerupuk, penderita diabetes juga harus menghindari beberapa jenis makanan dan minuman tertentu yang bisa memicu kenaikan kadar gula darah dengan cepat. Biasanya, makanan-makanan ini tinggi kandungan gula, lemak, dan garam sehingga harus dihindari.

Berikut adalah beberapa makanan dan minuman yang harus dihindari penderita diabetes.

  1. Minuman kemasan

Selain minuman kemasan air putih, minuman kemasan lain seperti teh, susu, atau kopi botolan, jus kemasan, minuman bersoda, dan minuman energi sebaiknya dihindari karena kandungan gulanya biasanya cukup tinggi, namun nama dari gula ini tidak begitu jelas karena memakai nama lain. Sebagai contoh, di dalam minuman bersoda dengan ukuran 350 ml mengandung 38 gram gula, jumlah yang sangat tinggi dan bisa memicu resistensi insulin serta lonjakan kadar gula darah.

  1. Roti putih

Makanan yang terbuat dari karbohidrat sederhana seperti roti putih, pasta, dan nasi putih sebaiknya tidak dikonsumsi dengan berlebihan oleh penderita diabetes karena bisa meningkatkan kadar gula darah dengan cepat. Pakar kesehatan biasanya menyarankan penderita diabetes untuk menggantinya dengan roti gandum atau nasi merah yang memiliki indeks glikemik lebih rendah.

  1. Gorengan

Gorengan dan kentang goreng tinggi akan kandungan lemak jahat yang juga bisa mempengaruhi kadar gula darah, resistensi insulin, dan sindrom metabolik, kondisi yang sangat berbahaya bagi penderita diabetes.

  1. Buah kering

Meskipun terbuat dari buah, dalam realitanya buah kering memiliki kadar gula yang tinggi sehingga bisa membahayakan penderita diabetes. Penderita diabetes juga sebaiknya tidak sembarangan mengonsumsi buah segar karena adanya kandungan gula alami di dalamnya. Berkonsultasilah ke dokter sebelum mengonsumsi buah agar bisa memilih buah yang tepat dan menerapkan porsi yang pas.

  1. Kopi dengan topping

Meskipun kopi bisa memberikan manfaat kesehatan, kopi dengan tambahan topping atau gula bisa memberikan dampak buruk bagi kadar gula darah sehingga sebaiknya dihindari oleh penderita diabetes.



Selain sebagai media informasi kesehatan, kami juga berbagi artikel terkait bisnis.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sanprima: Manfaat, Dosis, Efek Samping

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Sanprima obat apa? Sanprima adalah obat dengan kandungan Cotrimoxazole, yang merupakan antibiotik yang terdisi dari Trimethoprim dan Sulfamethoxazole. Obat ini digunakan untuk mengatasi infeksi akibat bakteri. Ketahui manfaat Sanprima itu obat apa mulai dari manfaat, dosis, petunjuk penggunaan, efek samping, dan lainnya tentang Sanprima berikut ini. Cara Kerja Obat Sanprima Sanprima adalah obat dengan kandungan Trimethoprim dan Sulfamethoxazole yang termasuk ke dalam golongan obat antibiotik. Trimethoprim termasuk ke dalam bakterisida yang bekerja dengan membunuh bakteri, Sedangkan Sulfamethoxazole adalah jenis bakteriostatik yang menyebabkan pertumbuhan dan perkembagan bakteri bersifat statis. Kombinasi kedua obat ini yaitu Cotrimoxazole efektif bekerja pada bakteri gram-positif maupun gram-negatif yang peka terhadap obat ini.Obat ini tidak dapat digunakan untuk menagatasi infeksi j...

7 Cara Gula Disembunyikan dari Makanan Kemasan (Wajib Tahu)

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . photo credit: Pexels DokterSehat.Com – Gula adalah salah satu penemuan terbesar yang mengubah kehidupan manusia. Tidak hanya memberikan rasa nikmat pada makanan saja. Gula juga memberikan banyak sekali efek samping seperti memicu kondisi diabetes dan masalah lain yang lebih serius. Singkatnya, gula bisa bermanfaat dan bisa juga merugikan. Jadi, selalu perhatikan gula yang ada di sekitar Anda termasuk dalam makanan kemasan. Gula tersembunyi yang bisa berbahaya Makanan kemasan baik dalam bentuk minuman kaleng, botol, hingga camilan manis berbungkus kardus biasanya memiliki kandungan gula. Namun, gula yang diberikan atau dicantumkan pada komposisi sering kali tidak menggunakan kata gula atau sugar. Jadi, beberapa orang awam menganggap makanan itu tidak ada gulanya. Padahal gula memiliki beberapa jenis baik itu gula meja yang sering kita gunakan atau gula buatan dengan nama kimianya yang beragam. Terkadan...

7 Penyebab Nyeri di Bawah Dada dan Bahayanya untuk Tubuh

Jangan lupa membaca artikel tentang bisnis di > Informasi bisnis terbaik 2020 . DokterSehat.Com – Nyeri yang muncul di tubuh tidak bisa disepelekan begitu saja. Kalau rasa nyeri terus datang meski sudah disembuhkan kemungkinan besar ada gangguan besar pada tubuh yang harus segera diatasi. Terlebih lagi kalau nyeri yang terjadi di tubuh letaknya di bawah dada atau payudara. Nah, kira-kira apa saja penyebabnya? Penyebab Nyeri di bawah dada Penyebab nyeri pada dada ada banyak. Beberapa yang paling sering terjadi dan menyebabkan masalah yang cukup besar pada tubuh terdiri dari: Jatuh atau kecelakaan Penyebab pertama dari nyeri yang ada di dada adalah jatuh atau kecelakaan. Saat area dada terkena tekanan kuat dari benda tertentu akan muncul memar dan juga inflamasi. Area di dada yang mengalami gangguan ini biasanya muncul bercak kebiruan. Hal yang kurang lebih sama juga akan dialami oleh seseorang yang menjalani operasi di bagian dada. Seiring dengan penyembuh yang terjadi, rasa nyeri...